Breaking News:

Berita Jembrana

Pemkab Jembrana Buka Peluang Bagi Investor untuk Kelola Sampah di TPA Peh

Atas hal ini, Bupati Jembrana I Nengah Tamba pun membuka peluang supaya investor masuk dalam pengelolaan sampah.

Tribun Bali/I Made Ardhiangga Ismayana
Bupati Tamba saat meninjau TPA Peh, Minggu 26 September 2021. 

TRIBUN-BALI.COM, NEGARA - Tempat Pengelolaan Akhir (TPA) Peh di Desa Kaliakah, Kecamatan Negara, Kabupaten Jembrana sudah overload.

Atas hal ini, Bupati Jembrana I Nengah Tamba pun membuka peluang supaya investor masuk dalam pengelolaan sampah.

Lahan terbatas membuat tumpukan sampah nampak meninggi di TPA Peh.

TPA Peh rata-rata per harinya mendapatkan sampah diatas 50 ton mulai dari Pekutatan hingga Gilimanuk.

Baca juga: Tembok Penyengker Rumah Ambrol, Banjir Surut, Longsor Terjadi di Jembrana

Bila dikelola sampah berbasis sumber, residu yang dibuang di Peh harapannya bisa berkurang.

Bupati Jembrana, I Nengah Tamba mengatakan, bahw a pemerintah daerah membuka peluang untuk bekerjasama dengan pihak ketiga. Sehingga pengelolaan bisa dilakukan dengan profesional.

Hal itu pun juga selaras dengan pengelolaan sampah berbasis sumber yang dicanangkan Gubernur Bali, Wayan Koster.

“Pengelolaan sampah berbasis sumber sudah  mulai dilakukan di sejumlah desa/kelurahan di Jembrana melalui TPS3R.

 Jembrana baru delapan saja, baik desa atau kelurahan, yang ada TPS3R. Maka harus terus digalakkan,” ucapnya Minggu 26 September 2021.

Tamba mengaku, bahwa kerjasama dengan pihak ketiga untuk penanganan sampah, adalah menyiasati juga menyangkut Kalau kita APBD Jembrana.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved