Tips Kesehatan
Sebuah Studi Menyebut Air Mani Bermanfaat untuk Perawatan Wajah, Benarkah Begitu?
Sebuah studi menyebut air mani bermanfaat untuk perawatan wajah, benarkah begitu?
TRIBUN-BALI.COM - Sebuah studi menyebut air mani bermanfaat untuk perawatan wajah.
Benarkah begitu? Apakah air mani bermanfaat untuk menyembuhkan jerawat dan merawat kulit?
Berikut ini penjelasan selengkapnya tentang manfaat air mani untuk perawatan berikut ini.
Air mani adalah cairan reproduksi yang dikeluarkan penis saat ejakulasi.
Meskipun ada beberapa bukti anekdotal bahwa air mani dapat memberikan manfaat kulit.
Baca juga: Sperma Bisa Menghilangkan Jerawat? Benarkah Demikian, Berikut Penjelasannya
Hanya ada sedikit bukti ilmiah yang mendukung hal ini.
Sementara air mani mungkin mengandung bahan-bahan yang dapat bermanfaat bagi kulit.
Sejumlah kecil bahan-bahan ini tidak mungkin memberikan manfaat apa pun.
Melansir dari Medical News Today, mengoleskan air mani pada kulit malah dapat membawa risiko.
Yaitu, mengembangkan reaksi alergi dan infeksi menular seksual (IMS).
Gagasan bahwa air mani mungkin bermanfaat bagi kesehatan kulit sebagian besar berasal dari bukti anekdotal.
Yang mengeklaim bahwa nutrisi dalam air mani dapat membantu kesehatan kulit
Meskipun air mani memang mengandung nutrisi yang dapat bermanfaat bagi kulit.
Hanya sedikit bukti ilmiah yang mendukung gagasan bahwa penggunaan.
Atau konsumsi air mani secara topikal dapat meningkatkan kesehatan kulit seseorang.
Baca juga: Ketahui Inilah Batas Wajar Pria Mengeluarkan Sperma dalam Seminggu
Di samping itu, beberapa orang percaya bahwa air mani dapat membantu mengobati dan memperbaiki jerawat.
Ini berasal dari gagasan bahwa spermine, senyawa organik yang ditemukan dalam air mani.
Juga mengandung sifat antioksidan dan anti-inflamasi.
Namun belum ada bukti ilmiah yang mendukung penggunaan air mani sebagai pengobatan jerawat.
Ada juga yang mengatakan bahwa air mani dapat mencegah penuaan dini.
Anggapan ini bermula dari kandungan bahan kimia bernama spermidine.
Yakni bahan yang bertanggung jawab atas bau air mani, di dalam air mani.
Sebuah studi tahun 2021 berjudul "Spermidine-induced recovery of human dermal structure and barrier function by skin microbiome" mencatat.
Bahwa spermidine, ketika dikeluarkan dari bakteri streptokokus.
Dapat berkontribusi pada pemulihan kulit dengan mendorong sintesis kolagen.
Baca juga: Apakah yang Terjadi Jika Pria Mengeluarkan Sperma Setiap Hari? Berikut Penjelasan Ahli
Namun, sayangnya penelitian ini lemah.
Jumlah spermidine dalam air mani kemungkinan terlalu rendah.
Untuk membantu kulit terlihat lebih muda.
Selain itu, ada banyak makanan memiliki kadar spermidine yang tinggi.
Seperti buah jeruk dan paprika hijau.
Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa air mani tidak memiliki manfaat terhadap kesehatan kulit.
(Kompas.com/Galih Pangestu Jati)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Benarkah Air Mani Dapat Bermanfaat untuk Kesehatan Kulit?
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/ilustrasi-perawatan-wajah12345.jpg)