Breaking News:

Berita Jembrana

Rakor PDPB, Jumlah Pemilih di Jembrana Tercatat 239.517

Komisioner KPU bidang Data Pemilih, Ni Putu Angelia mengatakan, bahwa pihaknya menggelar rakor setiap tiga bulan sekali

Tribun Bali/I Made Ardhiangga Ismayana
Angelia saat dalam pemaparan pemutakhiran data pemilih. 

TRIBUN-BALI.COM, NEGARA - KPU (Komisi Pemilihan Umum) Jembrana menggelar rapat koordinasi (rakor), rekapitulasi pemutakhiran data pemilih berkelanjutan (PDPB), Selasa 28 September 2021.

Dalam rakor sendiri diketahui saat ini jumlah pemilih hingga September 2021 sebanyak 239.517.

Komisioner KPU bidang Data Pemilih, Ni Putu Angelia mengatakan, bahwa pihaknya menggelar rakor setiap tiga bulan sekali.

Digunakan untuk melakukan update data pemilih di Bumi Makepung.

Baca juga: Pemkab Jembrana Duga Kebocoran Retribusi Sektor Perikanan di PPN Pengambengan Capai Rp 500 Juta

Dan untuk 239.517 pemilih itu sendiri terdiri dari 118.613 laki-laki dan 120.904 perempuan tersebar di 5 kecamatan atau 51 desa/kelurahan.

Dimana hasil ini didapat dari koordinasi dengan stakeholder dan pihak terkait.

“Setiap bulannya, Polres dan Kodim 1617 Jembrana menggelar koordinasi untuk meminta data pemilih yang sudah memasuki purna tugas atau pensiun.

Selain itu, KPU Jembrana juga menyasar ke sekolah baik SMA/SMK/MAN dan sederajat untuk koordinasi jumlah data siswa/ pemilih pemula yang akan berusia 17 tahun di tahun 2021,” ucapnya.

Menurut dia, selain itu pihaknya juga meminta dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) serta Camat se-Kabupaten Jembrana.

Menyangkut diantaranya, pindah domisili dan telah meninggal dunia, yang disertai dengan form meninggal dunia.

Terakhir data tersebut lalu disinkronkan dengan Dinas Disdukcapil guna kevalidan data dan penyandingan.

“Kami berharap data pemilih dapat diperbaharui secara berkala. Sehingga mendapatkan data pemilih yang mutakhir dan akurat untuk Pemilu dan Pemilihan serentak di tahun 2024 ke depan.

Ini penting sebab nantinya akan menentukan terkait anggaran, jumlah TPS, logistik dan jumlah adhoc yang diperlukan,” bebernya. (*)

Artikel lainnya di Berita Jembrana

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved