Breaking News:

Berita Denpasar

UPDATE Kebakaran di Jalan Sekar Waru Sanur Timbulkan Kerugian Rp 200 Juta, Diduga Akibat Korsleting

Iptu Sukadi memastikan dalam peristiwa kebakaran tersebut tidak ada korban jiwa, namun kerugian materiil mencapai ratusan juta rupiah.

Penulis: Adrian Amurwonegoro | Editor: Noviana Windri
Istimewa
Kebakaran rumah di Jalan Sekar Waru, Sanur, Denpasar Selatan, Bali, ludes dilahap si jago merah pada Selasa 28 September 2021. 

Laporan wartawan Tribun Bali, Adrian Amurwonegoro

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Kepolisian menyebut kebakaran pada bangunan Villa beratap alang-alang di Jalan Sekar Waru, Sanur Kauh, Denpasar Selatan, Denpasar, Bali disebabkan oleh hubungan pendek arus listrik atau korsleting.

"kebakaran Bangunan Villa yang beratap alang - alang, penyebab terjadinya kebakaran sesuai keterangan saksi untuk sementara diduga akibat terjadinya arus pendek listrik," ujar Kasi Humas Polresta Denpasar, Iptu I Ketut Sukadi kepada Tribun Bali dari hasil olah TKP usai kejadian, pada Selasa 28 September 2021.

Iptu Sukadi memastikan dalam peristiwa kebakaran tersebut tidak ada korban jiwa, namun kerugian materiil mencapai ratusan juta rupiah.

"Kerugian berupa bangunan Villa dengan luas 5 x 15 meter, beserta barang - barang milik pengontrak berupa Furniture dan alat rumah tangga, dengan kerugian sekitar Rp 200 juta," paparnya

Dijelaskannya, saat awal mula diketahui kebakaran itu, api sudah membesar.

Kebakaran rumah di Jalan Sekar Waru, Sanur, Denpasar Selatan, Bali, ludes dilahap si jago merah pada Selasa 28 September 2021.
Kebakaran rumah di Jalan Sekar Waru, Sanur, Denpasar Selatan, Bali, ludes dilahap si jago merah pada Selasa 28 September 2021. (Tribun Bali/Andrian Amurwonegoro)

Baca juga: BREAKING NEWS - Sebuah Rumah Kosong di Sanur Ludes Diamuk Si Jago Merah

Baca juga: BREAKING NEWS: Made Lanus Temukan Orok di Sekitar Sawah di Abiansemal, Sempat Dikira Bangkai Tikus

Villa yang terbakar dikontrak oleh orang asal Jakarta, selama  tiga tahun dan masa kontrak sudah berakhir tanggal 25 September 2021.

"Namun yang bersangkutan minta perpanjangan waktu untuk memindahkan barang. Di dalam bangunan Villa masih terdapat barang - barang milik dari pengontrak belum sempat dipindahkan," terangnya. 

Saat kejadian sempat terdengar letupan -letupan kecil yang sempat diduga hanya orang membakar sampah dan terlihat kepulan asap namun setelah dicek ternyata telah terjadi kebakaran bangunan Villa.

"Sumber api terlihat dari atap bangunan yang terbuat dari alang alang. Oleh karena itu saksi lalu berinisiatif menghubungi Dinas Pemadam kebakaran Kota Denpasar, dan selanjutnya berupaya melakukan pemadaman bersama warga sekitar," ujarnya.

"Korban tidak mau melaporkan kejadian tersebut ke Polsek mengingat tidak ada klaim asurasi serta tidak ada dokumen penting yang terbakar," pungkas Iptu I Ketut Sukadi. (*)

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved