Berita Gianyar
Kejar Pencuri Bebek, Warga Payangan Gianyar Tewas Kecelakaan
Saat kejar-kejaran dengan pelaku di kawasan Jalan Raya Kedewatan, korban yang mengejar pencuri tewas kecelakaan
Penulis: I Wayan Eri Gunarta | Editor: Irma Budiarti
Sementara ayahnya yang memakai motor sama dengan pelaku berhasil mengejar.
"Dekat Polsek Payangan, bapak saya teriak meminta maling berhenti. Saat itu saling salip sampai di Bunutan, Ubud, sekitar 100 meter setelah Pertamina.
Pas di timur Hotel Pitamaha, bapak saya jatuh sendiri dengan sepeda motornya," ungkap Sudi.
Namun saat itu Sudi tetap mengejar pelaku, karena mengira tidak kecelakaan parah, dan saat itu juga ia melihat ada warga yang menolong ayahnya.
Ketika ia mengejar maling di kawasan BRI Kedewatan Ubud, pelaku berusaha mengganggu konsentrasi Sudi.
Dengan cara melempar satu persatu bebek dan karung berisi ternak yang tadi dicuri pelaku.
"Saya sulit menyalip karena saya membawa Scoopy injeksi dan pelaku pakai Vario. Sampai di Semana jejak pelaku sudah hilang," ujarnya.
Baca juga: Pelaku Pencurian Tabung Gas di Denpasar Berhasil Dibekuk, Fajar Ternyata Telah Beraksi di 7 TKP
Sudi yang tidak berhasil menangkap pelaku langsung melihat kondisi ayahnya.
Saat itu ia melihat sudah ada sekitar 25 orang yang menemani ayahnya di tempatnya jatuh.
Saat itu Sudi pun terpukul mengetahui bahwa ayahnya sudah meninggal karena benturan kepala saat kecelakaan tersebut.
"Saat itu bapak saya sudah dibantu sekitar 25 orang. Saat itu bapak saya sudah meninggal.
Warga sudah menelpon ambulans tapi tidak nyambung dan nelpon polisi tidak diangkat. Mobil tidak ada yang lewat.
Lalu paman saya datang bawa mobil, karena sebelumnya dia menelepon bapak saya diangkat oleh penolong katanya bapak kecelakaan.
Walaupun saya sudah tahu bapak sudah kaku, kami bawa ke RSU Payangan, berharap bisa diselamatkan," ujarnya.
Dia mengatakan, ayahnya kecelakaan akibat kehilangan fokus. Dimana saat melewati tikungan kecil, ayahnya melaju lurus sehingga menabrak.
"Bapak sudah dimakamkan. Terkait ciri-ciri pelaku, umurnya sekitar 45 tahun, saat itu memakai helm dan jas hujan warna biru. Perkembangan dari polisi belum ada, masih diselidiki," ujar Sudi.
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/anak-korban-i-wayan-sudi-saat-ditemui-di-rumahnya.jpg)