Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Berita Buleleng

NLK Hilang Sejak Selasa, Sempat Dilihat Warga Berjalan ke Arah Air Terjun Grombong

Warga di Desa Lemukih, Kecamatan Sawan, Buleleng dihebohkan dengan hilangnya seorang wanita paruh baya diketahui berinisial NLK (70).

Tayang:
Penulis: Ratu Ayu Astri Desiani | Editor: Karsiani Putri
Istimewa
Petugas gabungan saat melakukan pencarian terhadap NLK di sekitar air terjun Grombong Desa Lemukih, Jumat 1 Oktober 2021 

TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA - Warga di Desa Lemukih, Kecamatan Sawan, Buleleng dihebohkan dengan hilangnya seorang wanita paruh baya diketahui berinisial NLK (70).

Wanita asal Dusun Nyuh, Desa Lemukih itu dilaporkan hilang sejak Selasa 28 September 2021 pagi. 

Kasubag Humas Polres Buleleng, Iptu Sumarjaya  dikonfirmasi Jumat 1 Oktober 2021 mengatakan, korban pergi dari rumah sekitar pukul 06.00 Wita, tanpa berpamitan dengan keluarganya.

Namun hingga sore hari, korban nyatanya tak kunjung pulang.

Hingga akhirnya keluarga korban melaporkan kejadian ini kepada pihak kepolisian, dan berusaha melakukan pencarian dibantu dengan warga di desa setempat. 

Berdasarkan hasil penyelidikan kata Iptu Sumarjaya, sekitar pukul 06.30 Wita, salah seorang warga di Dusun Nyuh mengaku sempat melihat korban berjalan kaki ke arah air terjun Grombong yang ada di desa setempat.

Berangkat dari laporan tersebut, pihaknya bersama petugas gabungan dari Basarnas Buleleng, BPBD Buleleng, Polsek Sawan dan warga setempat hingga saat ini terus melakukan upaya pencarian terhadap korban di sekitar air terjun tersebut. 

Sementara Perbekel Desa Lemukih, Nyoman Singgih mengatakan, dengan hilangnya korban pada Rabu 29 September 2021 pihaknya sempat memukul kulkul belus agar masyarakat berkumpul dan bersama-sama melakukan pencarian.

Selain itu pihaknya juga sudah berupaya melakukan pencarian secara niskala berupa mepiuning dan mepeluasang (bertanya ke orang pintar).

Dimana dari mepeluasang itu, konon korban saat ini posisinya berada di sebelah utara Pura Desa dan di sebelah Selatan Pura Dalem.

"Kami langsung melakukan pencarian ke dua tempat itu, tapi sampai saat ini korban belum ditemukan," ungkapnya. 

Nyoman Singgih menyebut, korban memang kondisinya sudah pikun.

Namun, jika beraktivitas masih terlihat kuat.

Korban ungkap Nyoman Singgih juga pernah ditemukan berjalan kaki hingga ke desa tetangga, yakni Desa Bebetin dan Desa Sudaji.

"Kalau ke Bebetin itu minta uang sama perbekelnya. Kalau ke Sudaji katanya mau nyari balian. Korban memang sering jalan-jalan, tenaganya masih bagus. Hanya bicaranya saja yang agak linglung," ucapnya. 

Mengingat wanita yang dikaruniai lima orang anak itu tak kunjung ditemukan, pihaknya pun akan melakukan sangkepan untuk menentukan langkah apa selanjutnya yang akan dilakukan.

"Besok (Sabtu, red) kami akan koordinasi, kebetulan besok ada sangkepan nanti akan dibicarakan di sana terkait pencariannya," tutupnya. 

Sementara Kepala Basarnas Buleleng, Dudi Librana mengatakan pihaknya baru menerima laporan terkait adanya seorang warga asal Desa Lemukih yang hilang, sehingga pencarian baru dilakukan pada Jumat 1 Oktober 2021 mulai pukul 13.00 Wita.

Sebanyak delapan orang personel dari Basarnas diterjunkan untuk melakukan pencarian di sekitar jurang  Air Terjun  Grombong, hingga di kedalaman sekitar 20-25 meter.

Namun, hingga pukul 18.00 Wita, korban belum juga ditemukan.

Baca juga: Lantaran Mencuri Satu Unit Sepeda Motor, KBS Terancam Dibui Selama Lima Tahun

Baca juga: Inovasi di Tengah Pandemi, Imigrasi Singaraja Luncurkan Layanan Drive-Thru & Notifikasi Paspor Usai

Pencarian pun akan kembali dilanjutkan Sabtu pagi. 

(*)

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved