Breaking News:

Berita Jembrana

Waspada, Arisan Online Mencekik Peminjam Menjamur di Jembrana, Denda 100 ribu Per Hari

Arisan online ini dilakukan oleh anak muda putri Jembrana melalui komunitas arisan di grup WA itu dengan bunga sangat tinggi.

stocksnap via Kompas.com
Ilustrasi arisan online - Tergiur Bunga 30%, Sejumlah Warga di Bangli Rugi Hingga Miliaran, Diduga Tertipu Arisan Online 

TRIBUN-BALI.COM, NEGARA - Fenomena arisan online mewabah atau menjamur di Jembrana.

Masalahnya, arisan ini membuat resah dikarenakan angsuran atau biaya pengembalian dana pinjaman dapat mencekik peminjam.

Arisan online ini dilakukan oleh anak muda putri Jembrana melalui komunitas arisan di grup WA itu dengan bunga sangat tinggi.

Kejadian ini diungkapkan, salah seorang peminjam yang mengalami nasib sial lantaran terjerat dana pinjaman yang sejatinya rendah, namun bunga berkali-kali lipat dari pinjaman.

Adalah Perempuan 20 tahun berinisial An, warga Jembrana yang mengalami nasib tersebut.

Baca juga: Korban Arisan Online Rugi Miliaran Rupiah, Dijanjikan Dapat Untung 40 Persen dalam 18 Hari

Baca juga: Tiga Pekan Menghilang, Perempuan Yang Gelapkan Uang Arisan Online Rp 1 Miliar Ini Akhirnya Ditangkap

AN mengaku, bahwa sistem yang digunakan ada dua macam, yakni arisan tembak dan arisan menurun.

Dari dua sistem ini, dirinya pun memilih arisan menurun.

Yang sistemnya ialah nominal setoran tidak sama antara satu anggota dengan anggota yang lain.

Tepatnya, merujuk pada urutan, dimana paling atas nominal setoran lebih besar dibandingkan urutan di bawah.

“Awalnya saya pinjam 500 ribu dan mengembalikan 850 ribu dengan jangka waktu seminggu atau tujuh hari (bunganya saja). Lalu semakin hari, karena tak bisa membayar, diarahkan meminjam ke orang lain dengan bunga kurang lebih sama, tapi jangka waktunya lebih cepat. Akhirnya terjerat hanya untuk menutupi bunga saja,” ucapnya, Minggu 3 Oktober 2021.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved