Breaking News:

Berita Badung

Badung Gagal Perjuangkan DAU ke Pemerintah Pusat, Sekda Badung Takut Keteteran Bayar Gaji Pegawai

Pemerintah Kabupaten Badung sepertinya gagal untuk memperjuangkan Dana Alokasi Umum (DAU) ke pemerintah pusat.

I Komang Agus Aryanta
Sekda Badung I Wayan Adi Arnawa ketika ditemui Tribun Bali 

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA – Pemerintah Kabupaten Badung sepertinya gagal untuk memperjuangkan Dana Alokasi Umum (DAU) ke pemerintah pusat.

Padahal dana tersebut  untuk menutup kekurangan gaji pegawai yang ada di Gumi Keris.

Bahkan Sekda Badung I Wayan Adi Arnawa malah mengaku DAU yang diterima Badung pada tahun 2022 justru malah turun.

Sehingga Badung harus menyiapkan anggaran untuk membayar gaji pegawai di tengah pandemi Covid-19 ini.

Saat ditemui usai rapat di Gedung DPRD Badung, pihaknya mengakui jika usulan DAU ke pusat belum ada kepastian.

Padahal Pemerintah Kabupaten Badung membutuhkan setidaknya Rp700 miliar untuk pembayaran gaji tersebut.

“Kita memang berharap DAU yang kita terima sesuai dengan pembayaran gaji. Namun, saya mendapat informasi kalau DAU Badung masih jauh dari harapan, yakni antara Rp 600-700 miliar itu,” ujarnya Senin 4 Oktober 2021.

Dirinya mengaku memperoleh informasi, bahwa DAU yang akan diterima lebih kecil dari yang diharapkan.

Kendati demikian kepastian berapa DAU untuk Badung pihaknya masih melakukan penelusuran.

“Saya tidak tahu kenapa pertimbangan seperti itu. Saya belum dapat informasi dari kemarin saya belum dapat suratnya terkait DAU itu,” kata Adi Arnawa.

Halaman
123
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved