Breaking News:

Berita Denpasar

Edarkan Sabu di Seputaran Denpasar, Rindi Terancam 20 Tahun Penjara

Rindi Subarno (38) telah menjalani sidang secara maraton yang berlangsung secara daring di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar.

Penulis: Putu Candra | Editor: Noviana Windri
Ilustrasi 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Rindi Subarno (38) telah menjalani sidang secara maraton yang berlangsung secara daring di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar.

Terdakwa kelahiran Banyuwangi, Jawa Timur 27 Juni 1983 ini diadili, karena diduga terlibat mengedarkan narkotik jenis sabu.

Rindi ditangkap oleh petugas kepolisian Polda Bali di kamar kosnya, Jalan Tukad Pancoran, Panjer, Denpasar Selatan, Senin, 5 Juli 2021.

Dari tangan terdakwa, petugas berhasil mengamankan barang bukti narkotik berupa sabu seberat 20,57 gram netto. 

Atas perbuatannya itu, Rindi pun terancam pidana penjara selama 20 tahun.

Hal itu berdasarkan dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU).

"Terdakwa Rindi sudah menjalani sidang dakwaan berlanjut ke agenda pemeriksaan keterangan terdakwa," terang Pipit Prabhawanty ditemui di PN Denpasar, Senin, 4 Oktober 2021.

Baca juga: Jadi Kurir Sabu di Bali, Wirya Menerima Diganjar Pidana Penjara 10 Tahun

Baca juga: Diduga Terlibat Jual Beli Sabu, Oknum Polisi Made Ardhana Dituntut 10 Tahun Penjara

Pengacara dari Pusat Bantuan Hukum (PBH) Peradi Denpasar ini mengatakan, oleh JPU Ni Made Neotroni Lumisensi, kliennya dikenakan dakwaan alternatif. "Dakwaan pertama, pasal 114 ayat (2) atau kedua pasal 112 ayat (2) Undang-undang RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotik," papar Pipit.

Dimana dari dakwaan itu, terdakwa Rindi terancam pidana penjara selama 20 tahun. 

Seperti diketahui, terdakwa ditangkap oleh petugas kepolisian dari Satuan Narkoba Polda Bali di kamar kos, Jalan Tukad Pancoran, Panjer, Denpasar Selatan, Senin, 5 Juli  2021 pukul 19.00 Wita.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved