Berita Denpasar

Jadi Kurir Sabu di Bali, Wirya Menerima Diganjar Pidana Penjara 10 Tahun

Terdakwa Gede Sri Wirya Widastra (31) menerima diganjar pidana penjara selama 10  tahun, dan denda Rp 1 miliar subsider empat bulan kurungan

Penulis: Putu Candra | Editor: Irma Budiarti
KOLASE TRIBUN BALI
Ilustrasi sabu-sabu di Bali. Terdakwa Gede Sri Wirya Widastra (31) menerima diganjar pidana penjara selama 10  tahun, dan denda Rp 1 miliar subsider empat bulan kurungan. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Terdakwa Gede Sri Wirya Widastra (31) menerima diganjar pidana penjara selama 10  tahun, dan denda Rp 1 miliar subsider empat bulan kurungan.

Oleh majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Denpasar, terdakwa dinyatakan bersalah terlibat mengedarkan narkotik golongan I jenis sabu.

Diketahui, Wirya ditangkap petugas kepolisian dari Satnarkoba Polresta Denpasar usai menempel paket sabu. 

Amar putusan dibacakan majelis hakim dalam sidang yang berlangsung secara daring di PN Denpasar.

"Terdakwa langsung menyatakan menerima vonis yang dijatuhkan majelis hakim.

Baca juga: Buruh Harian Lepas Nyambi Jadi Kurir Sabu, Ujang Divonis 8 Tahun Penjara

Jaksa juga menerima," terang Desi Purnani Adam selaku penasihat hukum terdakwa, Jumat 1 Oktober 2021.

Putusan majelis hakim lebih ringan dari tuntutan yang diajukan Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Sebelumnya, JPU Yuli Peladiyanti menuntut terdakwa Wirya dengan pidana penjara selama 13 tahun penjara, dan denda Rp 1 miliar subsider enam bulan penjara. 

Majelis hakim dalam amar putusan menyatakan, terdakwa telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana narkotik.

Yakni tanpa hak atau melawan hukum memiliki, menyimpan, menguasai narkotik golongan I bukan tanaman beratnya melebihi 5 gram. 

"Terdakwa dikenakan Pasal 112 ayat (2) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Sesuai dakwaan pertama jaksa penuntut," terang pengacara dari Pusat Bantuan Hukum (PBH) Peradi Denpasar ini. 

Diketahui, terlibatnya terdakwa dalam pekerjaan terlarang ini bermula ketika berkenalan dengan Man Budi (DPO).

Terdakwa ditawari pekerjaan mengambil dan menempel paket sabu, dan terdakwa menerima pekerjaan itu. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved