Breaking News:

Berita Badung

Petugas Keliling Siang dan Malam, Patroli Obyek Wisata di Wilayah Badung, Laporan Tiap Hari ke Pusat

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Badung akan memperketat pengawasan obyek wisata terutama terkait kerumunan.

Istimewa/Satpol PP Badung
Satpol PP Kabupaten Badung saat melakukan pengawasan kepada restoran dan Cafe malam di wilayah Canggu pada Sabtu 2 Oktober 2021 - Petugas Keliling Siang dan Malam, Patroli Obyek Wisata di Wilayah Badung, Laporan Tiap Hari ke Pusat 

"Untuk malam kami prioritas ke tempat-tempat restoran dan kafe yang sudah dibolehkan buka sampai jam 12 malam, terutama wilayah Kuta Selatan, Kuta, dan Kuta Utara. Namun ada beberapa yang sudah terlihat mulai ramai," katanya.

Untuk melakukan pengawasan tesebut, ia menurunkan puluhan personel di setiap kecamatan.

Kata dia, jumlah personel gabungan yang terlibat pada setiap seif sebanyak 18 orang.

"Personel ini ditugaskan pada tiap wilayah kecamatan. Pengawasan juga dilakukan dari tim gabungan Polresta untuk di selatan, di Utara dilakukan oleh Polres Badung dan Kodim," ucapnya

Pada patroli yang dilakukan, setiap hari personel gabungan melakukan rekap laporan untuk dikirim ke Kemendagri, Provinsi Bali dan Satgas penanggulangan Covid-19 Badung.

Maka bisa dipantau perkembangan pembukaan pariwisata dan upaya yang dilakukan untuk menekan kasus Covid-19.

"Kalau hasil pengawasan pada Sabtu kemarin kami memberikan teguran lisan terhadap 11 orang pelanggar dan 10 perusahaan. Jadi ada beberapa yang menerima tamu lebih dari kapasitas dan terus memantau pelaksanaan prokesnya," jelasnya.

Baca juga: Antisipasi Kerumunan, Satpol PP Badung Perketat Pengawasan di Objek Wisata, Restoran dan Cafe

Ketaatan Prokes Meningkat

Kasatpol PP Badung, I Gusti Agung Ketut Suryanegara mengatakan saat ini kesadaran masyarakat dan wisatawan terkait pentingnya prokes mulai meningkat.

Ia mengatakan ketaatan prokes sudah 90 persen lebih.

Sejak September hingga kini tidak ada pelanggaran yang dikenakan sanksi denda.

Kata dia lebih banyak dilakukan pembinaan terhadap warga lokal, WNA dan usaha.

"Jadi secara garis besar 95 persen taat prokes baik perorangan atau usaha demi kesehatan bersama. Namun perlu dilakukan pengertian masing-masing, jangan sampai baru diawasi baru gunakan masker," kata dia. (*)

Kumpulan Artikel Badung

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved