Jadi Surga Pajak Dunia, Investor Benar-benar Dimanjakan di South Dakota
South Dakota telah menjadi salah satu contoh surga pajak di negara bagian AS, melonggarkan undang-undang pajak mereka untuk menarik investor kaya.
Kemudian, Pandora Papers mengungkap bahwa tahun demi tahun anggota parlemen negara bagian di South Dakota akhirnya menyetujui undang-undang yang dirancang untuk melonggarkan pembayaran pajak.
Firma hukum pajak yang berbasis di Sioux Falls memuji undang-undang ini, kebijaksanaannya untuk membuat pajak rendah dan sistem yang mengatur perwalian usaha.
"Aset pelanggan dalam usaha perwalian di South Dakota telah meningkat lebih dari 4 kali lipat selama dekade terakhir menjadi 360 miliar dollar AS (Rp 5.128 triliun)," kata Pandora Papers.
Peringkat surga pajak Amerika Serikat
Puluhan negara bagian lain AS telah mengikuti, dengan tingkat yang berbeda-beda.
Menurut sebuah studi oleh akademisi Israel Adam Hofri-Winogradow yang dikemukakan oleh Pandora Papers menyebutkan bahwa pada 2020, 17 dari 20 yurisdiksi dengan pembatasan paling rendah di dunia untuk perwalian adalah negara-negara Amerika.
Itulah sebabnya Amerika Serikat berada di urutan ke-25 dalam peringkat surga pajak periode 2020 yang disusun oleh Tax Justice Network, sebuah lembaga pengawas LSM.
Amerika Serikat menampung hampir seperempat (21,37 persen) dari pasar global untuk layanan keuangan yang ditujukan untuk non-penduduk, kata Tax Justice Network.
Pemerintahan Biden berusaha memimpin tuntutan di antara negara-negara besar untuk harmonisasi pajak antar negara.
Juru bicara Gedung Putih Jen Psaki mengatakan kepada wartawan bahwa presiden AS "berkomitmen untuk membawa peningkatan transparansi ke AS dan sistem keuangan internasional."
Artikel ini telah tayang di kompas.com dengan judul https://www.kompas.com/global/read/2021/10/06/085403070/south-dakota-salah-satu-negara-bagian-as-yang-jadi-surga-pajak-dunia?page=all#page2
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/foto-ilustrasi-uang-dan-koper.jpg)