Breaking News:

Berita Badung

Pemantauan PTM Terbatas Terus Dilakukan Unit Samapta Polsek Abiansemal

Bahkan patroli dilakukan dengan mengunjungi beberapa sekolah dengan memantau pelaksanaan protokol kesehatan (Prokes) yang ada

Tribun Bali/I Komang Agus Aryanta
Unit Samapta Polsek Abiansemal saat melakukan pemantauan pelaksanaan prokes di sekolah yang ada wilayah hukum Polsek pada Kamis 7 Oktober 2021 

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Personel Samapta Polsek Abiansemal bersama Satpol PP terus melaksanakan Kegiatan Kepolisian Yang Ditingkatkan (KRYD) dalam bentuk kegiatan Patroli di masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat ( PPKM ) level-3 di wilayah Kecamatan Abiansemal.

Bahkan patroli dilakukan dengan mengunjungi beberapa sekolah dengan memantau pelaksanaan protokol kesehatan (Prokes) yang ada.

Patroli  yang dilaksanakan mulai pukul  08.00 wita dengan sasaran sekolah-sekolah baik itu SD, SMP, SMA maupun SMK yang telah melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka (PTM).

Perhatian khusus dari pihak Kepolisian berkaitan dengan Prokes sesuai SE Gubernur Bali No.18 tahun 2021 dan Inmendagri No.47 tahun 2021 tentang PPKM level 3.

Baca juga: Perkara Dugaan Memasukkan Keterangan Palsu, Hakim Perintahkan Zainal Tayeb Sidang di Kejari Badung

"Kegiatan pemantauan ini  fokus  menyasar sekolah-sekolah yang mulai menerapkan pembelajaran tatap muka terbatas, Khususnya yang ada di wilayah Kecamatan Abiansemal, Kabupaten Badung," ujar Ipda Rudirajaya Panit 3 Samapta Polsek Abiansemal.

Pihaknya mengatakan semua itu adalah upaya Polres Badung  untuk terus mengingatkan para Guru, pengawas sekolah dan  masyarakat agar tetap taat Protokol Kesehatan.

 Sehingga upaya  menekan penyebaran Covid -19 bisa terus dilaksanakan.

"Selain memberikan imbauan Prokes Covid 19, Personel Unit Samapta terus mensosialisasikan Aplikasi Pedulilindungi QR Code kepada pihak sekolah dalam upaya mencegah terjadinya kerumunan," jelasnya.

Lebih lanjut dirinya mengatakan bahwa kegiatan patroli akan terus dilaksanakan secara kontinyu dan berkesinambungan serta berharap kesadaran dari pihak Guru, Murid dan  masyarakat.

"Kami ingin dalam pelaksanaan prokes itu tidak ada paksaan atau takut di tindak, tetapi benar-benar menyadari dengan menjaga kesehatan diri sendiri. Sehingga akan berakibat positif terhadap orang lain juga," tungkasnya. (*)

Artikel lainnya di Berita Badung

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved