Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Liga Inggris

Ada Andil Pangeran Mohammed bin Salman dalam Pembelian Klub Inggris, Newcastle United

Pangeran MBS menjabat Ketua PIF sejak Maret 2015, ketika badan tersebut dirombak setelah Dewan Menteri Kerajaan mengeluarkan Resolusi 270.

Editor: DionDBPutra
AFP/BANDAR AL-JALOUD / SAUDI ROYAL PALACE
Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman saat berpidato di forum investasi internasional, Future Investment Initiative (FII) di Riyadh, Rabu 24 Oktober 2018. 

TRIBUN-BALI.COM, RIYADH - Pangeran Mohammed bin Salman  ( MBS) mempunyai andil dalam pembelian klub Newcastle United oleh Public Investment Fund ( PIF).

Kendati tidak menjabat Presiden Newcastle United untuk menggantikan Mike Ashley, Pangeran MBS sebagai Ketua PIF memiliki andil di badan tersebut.

PIF merupakan lembaga penampung dana umat ( Sovereign Wealth Fund/SWF) milik Pemerintah Kerajaan Arab Saudi.

Baca juga: Solskjaer Punya Catatan Untuk Ronaldo & Bruno Fernandes Usai Laga Man United Vs Newcastle United

Baca juga: Manchester City Buat 2 Rekor Berkat 2 Gol Tambahan Ferran Torres Melawan Newcastle United

Pangeran MBS menjabat Ketua PIF sejak Maret 2015, ketika badan tersebut dirombak setelah Dewan Menteri Kerajaan mengeluarkan Resolusi 270.

Resolusinya juga berisi penempatan SWF di bawah arahan Dewan Urusan Ekonomi dan Pembangunan (CEDA) yang baru dibentuk.

Nicholas McGeehan direktur kelompok hak asasi FairSquare mengatakan, adalah benar bahwa Arab Saudi memiliki hubungan langsung dan kontrol atas PIF.

"Ketua PIF adalah Mohammed bin Salman, pemimpin de facto Arab Saudi," kata McGeehan kepada Middle East Eye, yang diterbitkan pada Kamis 7 Oktober 2021.

Gubernur Public Investment Fund (PIF), Yasir Al Rumayyan, saat berbicara di konferensi FII (Future Investment Initiative) di hotel Ritz-Carlton, Riyadh, Arab Saudi, pada 27 Januari 2021.
Gubernur Public Investment Fund (PIF), Yasir Al Rumayyan, saat berbicara di konferensi FII (Future Investment Initiative) di hotel Ritz-Carlton, Riyadh, Arab Saudi, pada 27 Januari 2021. (AFP PHOTO/FAYEZ NURELDINE)

"Jadi kedua entitas ini tidak terpisahkan." PIF didirikan pada 1971 oleh Raja Faisal dari Arab Saudi, dan menjadi salah satu penampung dana umat terkaya di dunia.

Dikutip dari daftar swfinstitute.org, PIF menempati urutan ke-9 di dunia dalam deretan SWF terkaya.

Kekayaan PIF adalah 430 miliar dollar AS atau setara Rp 6,11 kuadriliun, tertinggi ke-8 di Asia dan terkaya ke-3 di Timur Tengah.

Adapun peringkat pertama diduduki oleh Norway Government Pension Fund Global, SWF milik Norwegia dengan kekayaan 1,36 triliun dollar AS atau sekira Rp 19,4 kuadriliun.

Pangeran Mohammed bin Salman menjadi Ketua PIF pada 2015 ketika ia menjadi wakil putra mahkota.

Dia mereformasi PIF dan menggunakannya sebagai sarana untuk mendorong rencana Visi 2030-nya guna mendiversifikasi ekonomi Arab Saudi yang bergantung pada minyak.

Anggota dewan PIF secara eksklusif adalah menteri pemerintahan Arab Saudi, dan salah satunya adalah penasihat keluarga kerajaan.

Sejumlah anggota dewan PIF juga menjabat sebagai menteri perdagangan, keuangan, dan pariwisata Arab Saudi.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved