Ini Penjelasan Mengapa Pelatih Top Banyak Dilahirkan dari Gelandang: Ada Conte, Simeone, Flick, Pep
Barangkali dugaan beberapa kalangan penyuka si kulit bundar akan memprediksi pelatih hebat berasal dari bekas pemain yang berposisi sebagai striker.
TRIBUN-BALI.COM – Bagi sebagian besar pesepakbola impian terbesarnya ketika mendekati masa pensiun adalah menjadi pelatih sepak bola mumpuni.
Barangkali dugaan beberapa kalangan penyuka si kulit bundar akan memprediksi pelatih hebat berasal dari bekas pemain yang berposisi sebagai striker.
Pendapat tersebut tidaklah sepenuhnya salah, namun juga tak seratus persen benar.
Pasalnya, kiprah pelatih hebat justru kebanyakan bukan datang dari eks pemain yang berposisi sebagai ujung tombak.
Ambil contoh Diego Maradona, kurang apalagi ketika dia bermain sebagai striker di klub maupun di timnas Argentina yang menorehkan prestasi.
Baca juga: Robert Ungkap Kondisi 4 Pilar Persib Bandung Ini, Terparah Pemain Bali Bakal Naik Meja Operasi
Baca juga: Rossoneri Siap Say Good Bye dengan Franck Kessie, Ini Sosok Calon Kuat Penggantinya di AC Milan
Gelontoran gol dan skill olah bola yang mumpuni membuat dia dianggap sebagai salah satu striker terbaik sepanjang masa.
Namun, ketika dirinya menjabat sebagai seorang pelatih, bisa dibilang karirnya biasa-biasa saja.
Ia hanya melatih klub-klub lokal di Argentina dan Arab tanpa menyumbangkan gelar juara.
Sempat dipercaya untuk melatih Timnas Argentina, namun, karier Maradona bersama Tim Tango juga naik turun hingga harus bersusah payah untuk lolos ke Piala Dunia 2010.
Di Piala Dunia tersebut, Maradona juga gagal total meski memiliki kedalaman skuat yang mumpuni, Argentina hanya sampai babak perempat final sebelum dibantai 0-4 oleh Jerman.
Seorang pelatih hebat, justru lahir hari seorang gelandang hebat.
Contohnya Didier Deschamps, Pep Guardiola, Massimiliano Allegri, Antonio Conte, Diego Simeone, Zinedine Zidane, Carlo Ancelotti, hingga pelatih muda yang digosipkan akan segera merapat ke Barcelona Xavi Hernandez.
Nama-nama yang disebutkan diatas adalah pelatih-pelatih hebat yang juga mempunyai karir cemerlang saat masih bermain sebagai seorang gelandang.
Bahkan di musim lalu, gelar Liga-liga top eropa, berhasil diraih oleh juru taktik yang dulunya bermain sebagai gelandang.
Di Liga Inggris, trofi berhasil diraih oleh Manchester City, pelatih mereka adalah Pep Guardiola, pria asal Spanyol tersebut merupakan mantan pemain yang berposisi gelandang untuk Barcelona dan Timnas Spanyol.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/ilustrasi-bola.jpg)