Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

PON XX Papua

Profil Atlet Legendaris Papua, Levi Rumbewas

Ia berjalan gontai menapaki satu per satu anak tangga di bawah sorot lampu yang memandu hingga ke tengah panggung utama.

Tayang:
Editor: DionDBPutra
ANTARA/ANDI FIRDAUS
Atlet binaraga Papua Levinus Rumbewas berpose setelah tampil sebagai tamu kehormatan di laga final binaraga PON XX Papua di Auditorium Uncen, Jayapura, Senin 4 Oktober 2021. 

Peringkat Levi melesat di kejuaraan yang sama di Jakarta dan Singapura di peringkat II. Baru tiga tahun berselang, Levi berhasil memuncaki peringkat saat tampil di Filipina.

Gelar Levi sebagai atlet binaraga terbaik di Asia Tenggara direbut pada 1987 pada SEA Games XIV di Jakarta, 1989 di Malaysia dan 1991 di Filipina.

Di tataran Asia, nama Levi juga disegani berkat menyabet gelar Mr Asia 1991 kelas ringan 70 kg dan Most Improver yang hanya diberikan kepada atlet binaraga yang dinilai dewan juri memiliki perkembangan fisik serta kemajuan pesat dari setiap pertandingan yang ia ikuti.

Levi mencapai puncak karir saat menjadi atlet terbaik ketujuh dunia lewat world games di Belanda pada 1989.

"Saat itu world games hanya diikuti oleh cabang olahraga yang tidak diikutkan dalam Olimpiade," kata host.

Didera penyakit

Pada usianya saat ini, separuh tubuh dari suami dari lifter nasional Ida Korwa didera stroke. Bahkan penyakit batu ginjalnya kembali kambuh.

"Saya dituntun tadi karena saya stroke sebelah kiri dan batu ginjal saya kambuh. Saya sudah sakit-sakitan gini jadi sudah tidak berlatih sama sekali," katanya kepada Antara.

Levi pernah menjalani operasi batu ginjal di Rumah Sakit Pelni, Jakarta, namun sudah beberapa bulan terakhir kambuh lagi sehingga kondisi kesehatannya saat ini menjadi kurang baik.

Kendala itu membuat ayah dari Raema Lisa Rumbawes- atlet peraih tiga medali pada tiga penampilan di Olimpiade itu kesulitan untuk berolahraga menjaga kebugaran tubuh.

"Stroke ginjal ini bikin saya susah berlatih, padahal saya senang sekali olahraga untuk jaga kebugaran tubuh," katanya.

Sebelum batu ginjalnya kumat, Levi biasa berlatih dengan beban yang lebih ringan, seperti gerakan standing court, scoot jump dan senam. Kini, Levi harus melalui hari-harinya sebagai pelatih senior Papua serta mendidik sang anak.

PON Papua

Pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua yang digelar 2-15 Oktober 2021 menjadi kebanggaan sang legenda binaraga Indonesia itu.

Saat tampil di atas panggung, Levi terharu dengan perhatian Pengurus Pusat Perkumpulan Binaraga Fitness Indonesia (PP PBFI) pimpinan Irwan Alwi.

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved