Breaking News:

Berita Bali

Sudah Ada 35, Bali Tambah 20 Hotel untuk Karantina Mandiri Bagi Wisman

Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Denpasar, dr. Jefri Hasurungan Sitorus menyampaikan idealnya masa karantina bagi pelaku perjalanan luar nege

Tribun Bali/Zaenal Nur Arifin
Suasana kegiatan simulasi pelayanan penerbangan internasional di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali, Sabtu 9 Oktober 2021. 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Zaenal Nur Arifin

TRIBUN-BALI.COM, BADUNG - Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Denpasar, dr. Jefri Hasurungan Sitorus menyampaikan idealnya masa karantina bagi pelaku perjalanan luar negeri (PPLN) adalah 14 hari namun melihat kondisi Covid-19 saat ini rencananya 8 hari.

Lalu pemerintah pusat berencana mempersingkat masa karantina mandiri menjadi 5 hari, ketepatannya berapa hari nanti menunggu regulasi resmi.

Hal tersebut diungkapkan dr. Jefri usai mengikuti dan melihat langsung proses simulasi pelayanan penerbangan internasional di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali, Sabtu 9 Oktober 2021.

Baca juga: Sambut Pembukaan Penerbangan Internasional, Bea Cukai Ngurah Rai Siapkan ECD

Disinggung mengenai update jumlah hotel karantina mandiri bagi wisatawan mancanegara di Bali, dr. Jefri mengatakan saat ini laporan yang diterima masih 35 hotel.

"Saat ini memang yang sudah dilaporkan ada 35 hotel tapi kita sudah mempersiapkan penambahan beberapa hotel lagi yang sudah diverifikasi," kata dr. Jefri.

Ia menambahkan target pertama ini akan ditambah sebanyak 20 hotel untuk karantina mandiri bagi wisman sambil melihat situasi nanti, jika dibutuhkan lebih banyak lagi akan kita tambah tapi ada batas maksimalnya.

Baca juga: Pembukaan Penerbangan Internasional ke Bali Ramai Diwartakan di China, Xinhua Turut Memberitakan

"Masih 35 hotel tapi kita siapkan tambahan, idealnya tergantung jumlah (berapa wisman) yang masuk tidak bisa kita sebutkan berapa idealnya."

"Jadi sudah kita hitung seperti apa yang disampaikan Kemenkes jumlah kamar itu harus 8 kali jumlah yang masuk per harinya," jelas dr. Jefri. 

Baca juga: Jelang Pembukaan Penerbangan Internasional Bali, Airnav Siapkan Aplikasi Pengaturan Slot Time 

Sehingga misalnya yang masuk itu 1.500 wisman maka kamar yang kita siapkan itu 8 kali 1.500 orang dikali berapa lama masa karantina, apakah nanti berapa hotel yang dapat memenuhi itu ya itulah idealnya.

"Berapa lama karantina itu (8 atau 5 hari) keputusan pemerintah belum diputuskan. Sementara masih 8 hari tapi siapa tahu nanti dalam waktu dekat ada perubahan nanti akan disampaikan pastinya," imbuhnya.(*)

Berita lainnya di Pembukaan Pariwisata Bali

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved