Berita Denpasar
Mahasiswa Asal Lampung Jadi Tersangka, Hendak Edarkan Narkoba di Denpasar
Seorang pemuda berstatus sebagai mahasiswa asal Lampung, Medi Sanjaya alias Kimo (21) diamankan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bali.
Penulis: Adrian Amurwonegoro | Editor: Noviana Windri
"Alasannya karena kesulitan ekonomi, kemudian ada yang menawarkan pekerjaan di Bali, tapi sudah tahu kalau dia mau mengambil shabu di tempat sampah itu," jelasnya.
Secara umum, disampaikan Agus Arjaya para pelaku penyalahguna maupun pengedar narkoba memiliki background permasalahan ekonomi dan sosial di dalam keluarga.
"Dari semua tahanan BNNP Bali motifnya sosial eknonomi, masalah keluarga, orang tua tidak peduli dengan anak, suami istri bertengkar, broken home, itu yang secara homogen kami dapatkan dari para tahanan, oleh karena itu kami mengajak stakeholders instansi terkait untuk memperkuat fungsi ketahanan masyarakat, ketahanan kota, ketahanan keluaraga," jelasnya.
"Kami sampaikan juga bahwa dari sisi intelijen narkotika di bali sudah masuk merambah ke desa-desa, kami selalu ingatkan narkoba ini permasalahan serius harus ditanggulangi bersama-sama," pungkas Agus Arjaya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/medi-sanjaya-21-kanan-mengenakan-baju-tahanan-bnnp-bali.jpg)