Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Tips Kesehatan

Risiko Kesehatan Akibat Sering Begadang, Salah Satunya Meningkatkan Risiko Depresi

Ada sejumlah risiko kesehatan yang mungkin dialami sejumlah orang akibat sering begadang.

Editor: Karsiani Putri
Pixabay
Ilustrasi tidur. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR- Ada sejumlah risiko kesehatan yang mungkin dialami sejumlah orang akibat sering begadang.

Beberapa di antaranya termasuk tekanan darah yang lebih tinggi, produktivitas rendah di keesokan harinya karena kurang tidur, kelebihan berat badan, dan suasana hati buruk.

Istilah "night owl" ditujukan bagi mereka yang terbiasa begadang.

Para night owl biasanya bangun hingga larut malam dan cenderung bangun lebih siang daripada orang-orang lain.

Jam bangun dan tidur seseorang didasarkan pada ritme sirkadian atau jam biologis internal.

Bagi orang yang sering begadang, jam biologis mereka diawali di jam yang agak lebih siang daripada orang-orang yang selalu bangun pagi dan mereka tidur lebih larut.

Risiko kesehatan akibat sering begadang

Ilustrasi- sulit tidur
Ilustrasi- sulit tidur (kompas.com)

Menurut laman Health, berikut sejumlah risiko kesehatan yang mungkin mengancam akibat sering begadang:

1. Memiliki tekanan darah lebih tinggi

Dalam sebuah studi tahun 2013 di jurnal Chronobiology International, para peneliti menemukan bahwa salah satu akibat sering begadang adalah memiliki tekanan darah yang lebih tinggi, bahkan setelah para peneliti mengontrol jumlah tidur total dan kualitas tidur peserta.

Asisten profesor kedokteran, paru-paru, perawatan kritis, dan obat tidur dari Icahn School of Medicine dan Mount Sinai Health System, Andrew Varga, MD mengatakan, pola gaya hidup seperti makan yang tidak sehat, kurang tidur, dan kurang olahraga dapat berkontribusi pada risiko hipertensi yang lebih tinggi.

Selain itu, stres fisik maupun psikologis juga berkontribusi terhadap tekanan darah seseorang. 

2. Rentan mengalami kenaikan berat badan

Risiko kesehatan akibat sering begadang lainnya adalah lebih rentan mengalami kenaikan berat badan.

Ketika begadang, kebanyakan orang akan makan larut malam dan itu dapat mengganggu cara tubuh melakukan metabolisme makanan, yang pada akhirnya berdampak buruk terhadap pembakaran lemak.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved