Breaking News:

Musik

Sering Lihat Postingan di Media Sosial dengan Caption Nyerah, Navicula Rilis Single 'Mulih'

Lagu 'Mulih' yang dikemas dengan menggunakan bahasa Bali ini merupakan single pertama Band Navicula yang menggunakan bahasa daerah

Tribun Bali/Ni Luh Putu Wahyuni Sari
Band Navicula ketika sedang melakukan press release lagu 'Mulih' pada, Rabu (13 Oktober 2021). 

Menurutnya kekuatan yang dapat mengajarkan kita untuk melestarikan budaya Bali bukan hanya sekedar berbahasa bali, atau menggunakan pakaian endek Bali.

Jika kita ingin melestarikan budaya Bali, Robi mengatakan juga harus melestarikan sektor pertanian di Bali.

"Budaya bali sebenarnya bukan hanya sekedar ritual saja, namun juga etika dan filosofi yang harus kita pahami. Lagu Navicula kalau ditelaah walaupun kita sangat kontemporer sangat modern isinya local wisdom semua. Budaya bali semua, lagu metamorfosa kata itu dari Tri Karya Parisuda," sambungnya.

Lebih lanjutnya ia mengatakan, pandemi ini memang situasi yang buruk bagi semua orang.

Sektor pariwisata ambruk bahkan musisi tidak lagi mempunyai pekerjaan. Robi pun menekankan agar melihat sesuatu dari perspektif lain.

Baca juga: Wikithon #3, Robi Navicula Ajak Generasi Milenial untuk Peduli Lingkungan Cerdas Olah Sampah

Menurutnya ada suatu pelajaran yang dapat diambil. Salah satu ketakutan diawal Pandemi adalah kedaulatan pangan.

Dengan situasi Indonesia dan Bali seperti ini bagaimana masyarakat dapat kenyang terlebih dulu.

"Makanya ada kebun rumah mulai meningkat prioritas-prioritas baru. Orang udah mulai berpikir apa yang primer. Aku sendiri tidak ada melihat kritikan di lagu ini sebenarnya. Sisi kritik tidak ada, justru ingin memperlihatkan 'cang sube nyerah' (aku sudah menyerah). Karena berada di situasi pandemi hidup di kota bergantung pada sistem yang fragile. Industri pariwisata adalah industri yang sangat fragile," lanjutnya.

Industri pariwisata merupakan sektor yang bersifat sangat fragile atau rentan. Seperti contohnya, ketika terjadi bencana Gunung Agung di Bali jumlah turis akan mengalami penurunan.

 Selain itu ketika terjadi perang di Timur Tengah jumlah turis juga ikut alami penurunan.

Halaman
123
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved