China
Taiwan Enggan Memulai Perang dengan China Tapi Siap Hadapi Musuh Sepenuhnya
Taiwan, negara produsen semikonduktor utama dunia, telah berulang kali mengatakan akan membela diri jika diserang China.
Situasinya "lebih kompleks dan tidak pasti dari pada di titik lain mana pun dalam 72 tahun terakhir".
Tsai Ing-wen juga mengulangi tawaran untuk berbicara dengan para pemimpin China pada kedudukan yang sama. Hal itulah dilihat Beijing sebagai separatis.
Pidato Presiden Tsai Ing-wen di Hari Nasional Taiwan diikuti oleh penerbangan jet tempur Taiwan.
Seorang pria yang menonton pidato Tsai Ing-wen mengatakan kepada kantor berita AFP bahwa orang Taiwan tidak dapat menerima seruan penyatuan dengan China.
"China saat ini agak otoriter. Terutama di bawah Xi Jinping, keadaannya semakin buruk. Reunifikasi tidak tepat sekarang," kata yang lain.
Pada Sabtu 9 Oktober 2021, Presiden China Xi Jinping mengatakan penyatuan harus dicapai secara damai, tetapi memperingatkan bahwa orang-orang China memiliki "tradisi mulia" dalam menentang separatisme.
"Tugas sejarah penyatuan kembali tanah air...pasti akan terpenuhi," tambahnya.
Meskipun ketegangan meningkat baru-baru ini, hubungan antara China dan Taiwan tidak memburuk ke tingkat yang terakhir terlihat pada 1996.
Saat itu, China mencoba mengganggu pemilihan presiden dengan uji coba rudal dan AS mengirim kapal induk ke wilayah tersebut untuk mencegah mereka.
AS memiliki kebijakan yang mengakui "Satu China" yang sudah lama berlaku, dari pada Taiwan.
Namun, perjanjian ini juga memungkinkan Washington untuk mempertahankan hubungan "tidak resmi yang kuat" dengan Taiwan.
AS menjual senjata ke Taiwan sebagai bagian dari Undang-Undang Hubungan Taipei-Washington, yang menyatakan bahwa AS harus membantu Taiwan mempertahankan diri.
Dalam sebuah wawancara dengan BBC pada pekan ini, penasihat keamanan nasional AS Jake Sullivan mengatakan bahwa AS akan berdiri dan berbicara atas tindakan apapun yang mungkin merusak perdamaian dan stabilitas di Selat Taiwan.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com berjudulTaiwan Tak Mau Memulai Perang dengan China, tetapi Siap Bertahan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/kendaraan-militer-taiwan.jpg)