Breaking News:

China

Taiwan Enggan Memulai Perang dengan China Tapi Siap Hadapi Musuh Sepenuhnya

Taiwan, negara produsen semikonduktor utama dunia, telah berulang kali mengatakan akan membela diri jika diserang China.

Editor: DionDBPutra
AFP/SAM YEH
Kendaraan militer Taiwan mengikuti parade pada hari nasional di depan Istana Kepresidenan di Taipei pada 10 Oktober 2021. 

TRIBUN-BALI.COM, TAIPEI – Menteri Pertahanan Taiwan Chiu Kuo-cheng menegaskan, Taiwan enggan memulai perang dengan China, tetapi siap menghadapi musuh sepenuhnya kapanpun.

Chiu Kuo-cheng mengemukakan hal itu pada Kamis 14 Oktober 2021, di tengah ketegangan yang makin meningkat di Selat Taiwan hingga menimbulkan kekhawatiran internasional.

Taiwan, negara produsen semikonduktor utama dunia, telah berulang kali mengatakan akan membela diri jika diserang China.

Akan tetapi Taipei juga menegaskan tidak akan gegabah dan ingin mempertahankan status quo dengan China.

Baca juga: Kecerdasan Buatan China Sudah Jauh Mengungguli Amerika Serikat

Baca juga: Pembukaan Penerbangan Internasional ke Bali Ramai Diwartakan di China, Xinhua Turut Memberitakan

“Yang paling jelas adalah bahwa Republik China (nama resmi Taiwan) sama sekali tidak akan memulai atau memicu perang,” kata Chiu.

Dua tentara Taiwan berdiri di depan helikopter serbu Apache AH-64E buatan AS saat upacara komisioning di pangkalan militer di Taoyuan, Selasa 17 Juli 2018.
Dua tentara Taiwan berdiri di depan helikopter serbu Apache AH-64E buatan AS saat upacara komisioning di pangkalan militer di Taoyuan, Selasa 17 Juli 2018. (AFP/SAM YEH)

“Tetapi jika ada gerakan, kami akan menghadapi musuh sepenuhnya,” tegas Chiu sebagaimana dilansir kantor berita Reuters.

Minggu lalu, Chiu menyebut ketegangan antara China dan Taiwan kali ini adalah yang terpanas dalam lebih dari 40 tahun.

Menurut dia, China akan mampu melancarkan invasi skala penuh pada tahun 2025.

Chiu menuturkan hal tersebut setelah China selama empat hari berturut-turut mengirim pesawatnya dalam jumlah yang masif ke zona identifikasi pertahanan udara Taiwan.

Kementerian Pertahanan Taiwan memperingatkan China tentang balasan yang kuat jika pasukan Beijing terlalu dekat dengan pulau tersebut.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved