Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Human Interest Story

Helm Motif Tabung Gas, Teko, Granat, hingga Rice Cooker Milik Supriyadi Direspons Baik oleh Pasar

Salah satu penjual online yang juga menjual helm motif LPG, Supriyadi, mengatakan ia baru dua hari menjual helm motif tersebut dan mendapatkan banyak

Tayang:
Istimewa
Helm motif yang dijual Supriyadi 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Ni Luh Putu Wahyuni Sri Utami 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Helm adalah suatu benda yang sangat penting saat berkendara menggunakan sepeda motor.

Seiring perkembangannya helm kini hadir dengan berbagai model dan pilihan.

Jika dahulu ada tren helm bogo, kini produsen helm telah merambah produksi helmnya dengan membuat model helm menyerupai benda-benda yang ada di rumah tangga seperti tabung gas, teko, bahkan ada yang berbentuk seperti rice cooker

Helm-helm tersebut ternyata juga sudah ada di Bali.

Baca juga: Harga Jual Kerapu Candikusuma Jembrana Masih Lesu Akibat Pembatasan Masuknya Kapal dari Luar Negeri

Salah satu penjual online yang juga menjual helm motif LPG, Supriyadi, mengatakan ia baru dua hari menjual helm motif tersebut dan mendapatkan banyak respons dari masyarakat. 

"Respon masyarakat banyak sih. Kebanyakan respon untuk nawar Rp300 ribu tapi gak saya lepas karena ambil untung sedikit. Untuk harga helm motif LPG saya jual Rp325 ribu, untuk model lainnya seperti rice cooker dan granat itu Rp350 ribu," katanya pada, Jumat 15 Oktober 2021. 

Selain bentuk-bentuk yang disebutkan oleh Supriyadi, para pembeli juga bisa memesan helm dengan bentuk-bentuk unik lainnya.

Helm tersebut merupakan produksi temannya yang berada di Jakarta.

Menurutnya, helm motif yang ia jual lebih SNI (Standar Nasional Indonesia) karena berbahan dasar Fiberglass. 

Baca juga: Dari Bisnis Jualan Snack, 4 Pengusaha Ini Jadi Orang Terkaya di Indonesia

"Request bentuk lainnya bisa. Ini produksi sendiri teman saya di Jakarta. Itu pembuatannya dari fiberglass jadi lebih SNI. Kalau masalah dikasih atau gak dikasih sama penegak hukum kalau masalah SNI lebih SNI dari yang biasanya, kalau ini fiberglass lebih keras dan kuat bukan plastik," lanjutnya. 

Bagi masyarakat yang ingin memesan dapat mengikuti sistem pre-order selama tiga sampai empat hari.

Baru berjualan kemarin, helm motifnya sudah laku dua buah dan sudah ada yang memesan sebanyak 5 helm.

Ia pun juga melayani Cost On Delivery (COD) hingga keluar Pulau Bali. 

Baca juga: Dari Berjualan Katak, Herman Ali Sutopo Mampu Meraup Omset Hingga Rp10 Juta Perbulan 

"Baru laku dua, ini ada yang order 5 untuk kedatangan hari Senin. COD bisa keluar Kota. Saya COD kemarin sampai Banyuwangi," sambungnya. 

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved