Breaking News:

Berita Denpasar

Peredaran Narkoba di Bali Masuk dari Jalur Darat

Pengungkapan kasus tindak pindana narkoba di wilayah hukum Polresta Denpasar terus dilakukan

Penulis: Firizqi Irwan | Editor: Irma Budiarti
Tribun Bali/Firizqi Irwan
Kapolresta Denpasar Kombes Pol Jansen Avitus Panjaitan saat ditemui di lobi depan Mapolresta Denpasar, Kota Denpasar, Bali, Kamis 14 Oktober 2021. 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Ahmad Firizqi Irwan

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Pengungkapan kasus tindak pindana narkoba di wilayah hukum Polresta Denpasar, Bali, terus dilakukan untuk menghentikan laju penyalahgunaan narkoba.

Ditemui di lobi depan Mapolresta Denpasar, Kota Denpasar, Bali, Kamis 14 Oktober 2021, Kapolresta Denpasar Kombes Pol Jansen Avitus Panjaitan menyebut narkoba masuk ke Bali melalui jalur darat. 

"Ini semua berasal dari luar Bali, cara masuknya selama ini sama melalui jalur darat," ujar Kombes Pol Jansen Avitus Panjaitan.

"Kalau lewat udara jauh lebih sulit. Tapi yang selama ini diduga dari darat," lanjutnya.

Baca juga: Selama Sebulan, Polresta Denpasar Berhasil Mengungkap Puluhan Kasus Peredaran Narkoba

Jansen menyebut, salah satu barang yang ditemukan, yakni ganja seberat 1.181 gram atau lebih dari satu kilogram dari tangan dua bandar Ruliff (18) dan Faris (23).

Dimana barang tersebut masuk dari wilayah Sumatera menuju Bali melalui jalur darat. 

"(Seperti) ganja ini dari daerah Sumatera. Jadi ini juga kami kembangkan (cara masuk ke wilayah Bali)," tambahnya. 

Berdasarkan hasil pengungkapan kasus narkoba di wilayah Polresta Denpasar oleh Sat Resnarkoba ditemukan 36 kasus dari 51 tersangka.

Namun dalam pengungkapan ini, tidak ditemukan adanya residivis dan tersangka warga negara asing (WNA).

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved