Breaking News:

Berita Tabanan

Tim Gabungan Evakuasi Pendaki Alami Dislokasi di Puncak Mangu Jalur Baturiti Tabanan

Personel Samapta dan Polsek Baturiti membantu melakukan pencarian pendaki yang mengalami dislokasi di Puncak Mangu yang melalui jalur Kecamatan Baturi

Polsek Baturiti
Korban yang mengalami dislokasi pada lutut saat dievakuasi tim gabungan di Kecamatan Baturiti, Tabanan, Bali, Senin 18 Oktober 2021. 

TRIBUN-BALI.COM, TABANAN - Personel Samapta dan Polsek Baturiti membantu melakukan pencarian pendaki yang mengalami dislokasi di Puncak Mangu yang melalui jalur Kecamatan Baturiti, Tabanan, Bali, sejak Minggu 17 Oktober 2021 malam kemarin.

Setelah beberapa jam melakukan pencarian akhirnya korban bernama Martin tersebut berhasil dievakuasi dan sampai di daerah pemukiman sekitar pukul 06.30 Wita, Senin 18 Oktober 2021. 

Menurut informasi yang diperoleh, laporan tersebut bermula saat 6 orang warga melakukan pendakian ke Puncak Mangu, Badung melalui jalur Bedugul, Baturiti, Tabanan.

Baca juga: Puluhan Sekolah Dasar di Tabanan Tidak Punya Kepala Sekolah, Dinas Lakukan Pendataan

Sekitar dua jam melewati jalur pendakian tersebut, mereka telah sampai di puncak.

Setelah istirahat dan makan bersama, rombongan ini kemudian balik turun dari puncak secara bersamaan.

Namun, saat di perjalanan, salah satu pendaki yakni Martin mengalami terpeleset dan mengakibatkan bagian lutut korban dislokasi. 

Rombongan ini juga telah berupaya untuk melakukan penanganan dan berniat untuk membopong Martin namun tak berhasil.

Selanjutnya, salah satu perwakilan melaporkan kejadian tersebut ke Basarnas Bali untuk mendapatkan pertolongan. 

Baca juga: Seleksi PPPK Tahap 2 Lebih Berpeluang, 1.035 Formasi Guru di Tabanan Masih Kosong

Perwakilan pendaki pun turun hingga di pos parkir semula mereka naik.

Selanjutnya, warga pendaki tersebut kembali naik untuk menjemput korban.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved