Breaking News:

Tabanan

Puluhan Sekolah Dasar di Tabanan Tidak Punya Kepala Sekolah, Dinas Lakukan Pendataan

Sebanyak 31 Sekolah Dasar (SD) dan empat SMPN di Kabupaten Tabanan belum diisi Kepala Sekolah (Kasek) definitif.

Tribun Bali/Prasetya Aryan
Kepala Dinas Pendidikan Tabanan, I Nyoman Putra saat memberikan keterangan di Kantor DPRD Tabanan, Kamis 14 Oktober 2021. 

TABANAN, TRIBUN BALI - Sebanyak 31 Sekolah Dasar (SD) dan empat SMPN di Kabupaten Tabanan belum diisi Kepala Sekolah (Kasek) definitif.

Seluruhnya masih diisi oleh Pelaksana Tugas atau Plt. Saat ini, aturan untuk mengangkat kepala sekolah adalah guru yang wajib memiliki sertifikat calon kepala (Cakep) Sekolah nasional sesuai dengan Permendikbud Nomor 6 tahun 2018.

Di Tabanan, pihak Dinas Pendidikan juga sedang melakukan pendataan terhadap berapa jumlah guru yang memiliki sertifikat tersebut untuk selanjutnya diangkat sebagai kepala sekolah definitif nantinya.

"Saat ini kita masih melakukan pendataan terhadap berapa jumlah guru yang memiliki sertifikat Cakep Nasional ini," kata Kepala Dinas Pendidikan Tabanan, I Nyoman Putra saat dikonfirmasi, Minggu 17 Oktober 2021.

Dia menjelaskan, tujuannya adalah untuk memberikan peluang agar bisa menjadi Kepala Sekolah definitif. Mengingat saat ini ada 31 SD dan 4 SMP yang hanya diisi pelaksana tugas. Kemudian, pengangkatan kepala sekolah nantinya merujuk pada Permendikbud Nomor 6 Tahun 2018.

Baca juga: Sebagian Besar Bangunan LLK Tabanan Rusak Berat, Induk Listrik Rusak Ditakutkan Akan Picu Kebakaran

"Pengangkatan kepala sekolah hanya bisa dilakukan terhadap guru yang telah memiliki sertifikat cakep nasional."

"Tapi saat ini Permendikbub itu juga masih dalam tahap direvisi. Nantinya sertifikat cakep nasional itu akan digantikan dengan sertifikat Guru Penggerak," jelas Putra.

Dia melanjutkan, pendataan saat ini nantinya akan mengetahui berapa jumlah guru yang memenuhi syarat secara aturan untuk menjadi kepala sekolah.

Berapa pun jumlahnya nanti akan segera disampaikan ke pimpinan dalam hal ini Bupati Tabanan.

Selanjutnya akan dilakukan pengangkatan sebagai kepala sekolah definitif melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM).

"Kalau saat ini yang terlihat masih sedikit yanf memiliki Cakep Nasional itu. Termausk juga sertifikat Guru Penggerak masih sedikit," ujarnya.

Baca juga: Kasus Calo PNS di Tabanan Belum Dilimpahkan, Polisi Minta Perpanjangan Penahanan Tersangka BP

Dan jika nantinya masih belum memenuhi, kemungkinan masih ada sekolah yang akan diisi oleh Plt.

Seperti contohnya di salah satu SMP Negeri 2 diisi oleh Kasek Definitif dari SMPN 1 di lingkungan yang sama. Hal itu juga berlaku di SDN.

"Jadi ketika nanti masih ada yang kosong, kita akan menunjuk pelaksana tugas atau plt kepala sekolah yang berasal dari sekolah setingkat terdekat," tegasnya.(*)

Berita Tabanan Lainnya

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved