Breaking News:

Berita Tabanan

Tubuh Putu Sri Luka-luka dan Patah Tulang, Motornya Oleng Lalu Tergelincir di Dauh Peken Tabanan

Tubuh Putu Sri Luka-luka dan Patah Tulang, Motor Oleng Lalu Tergelincir di Dauh Peken Tabanan

Dok. Istimewa
Kondisi TKP pasca kecelakaan lalulintas di Jalan Raya Denpasar-Gilimanuk, Bajar Tegal Belodan, Desa Dauh Peken, Tababan, Senin 18 Oktober 2021 malam. 

TRIBUN-BALI.COM, TABANAN - Tubuh Ni Putu Sri Adnyani (26) kini berisi luka-luka dan mengalami patah tulang.

Hal itu setelah dia mengalami kecelakaan lalulintas (lakalantas) di Jalan Raya Denpasar-Gilimanuk, Banjar Tegal Belodan, Desa Dauh Peken, Tabanan, Senin 18 Oktober 2021 malam.

Putu Sri diduga mengantuk saat mengendarai sepeda motornya.

Motor yang dikendarainya sempat oleng hingga membuatnya terjatuh di sebelah selatan jalan.

Informasi yang dihimpun, sebelum kejadian tersebut arus lalulintas terpantau normal.

Sekitar pukul 19.00 Wita, Putu Sri mengendarai sepeda motor matic dari arah timur menuju barat hendak menuju rumahnya di wilayah Desa Pangkung Karung, Kecamatan Kerambitan. 

Baca juga: Puluhan Sekolah Dasar di Tabanan Tidak Punya Kepala Sekolah, Dinas Lakukan Pendataan

Setibanya di tempat kejadian dan diduga karena mengantuk, pengendara motor berwarna putih kombinasi merah ini mengalami oleng.

Karena tak bisa menguasai sepeda motornya, ia kemudian tergelincir dan jatuh sendiri di badan jalan sebelah selatan.

Diduga akibat benturan saat kecelakaan, Putu Sri mengalami sejumlah luka di tubuhnya.

Termasuk patah tulang pergelangan tangan kiri, patah tulang pipi kanan, luka robek bibir, dan juga mengalami lecet pada lutut kanan.

Saat ini korban sudah mendapatkan perawatan medis di BRSU Tabanan pasca kejadian.

Baca juga: Kasus Calo PNS di Tabanan Belum Dilimpahkan, Polisi Minta Perpanjangan Penahanan Tersangka BP

"Kejadiannya kemarin malam karena diduga mengantuk korban oleng kemudian jatuh," ungkap Kapolsek Tabanan, Kompol I Nyoman Sukanada saat dikonfirmasi, Selasa 19 Oktober 2021 pagi. 

Dia melanjutkan, sebelumnya korban ini baru pulang kerja dari Denpasar dan hendak pulang ke rumahnya di wilayah Kerambitan.

"Kami imbau kepada seluruh masyarakat agar tetap mematuhi tata tertib berlalulintas. Dan jika saat berkendara merasa mengantuk, sebaiknya istirahat sejenak untuk menghindari hal-hal yang tak diinginkana terjadi," imbaunya.

(*)

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved