Breaking News:

Berita Bali

Ini Syarat Terbaru Penerbangan di Daerah PPKM Jawa-Bali

Pemerintah lewat Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri) memperbarui persyarat perjalanan domestik menggunakan pesawat udara untuk daerah PPKM Level 1-3

Tribun Bali/Zaenal Nur Arifin
Suasana kedatangan terminal domestik Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali, Selasa (12/10/2021) sore 

TRIBUN-BALI.COM – Pemerintah lewat Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri) memperbarui persyarat perjalanan domestik menggunakan pesawat udara untuk daerah PPKM Level 1-3 di Jawa-Bali.

PPKM Level 1-3 di Jawa-Bali diperpanjang hingga 1 November 2021 mendatang.

Pemerintah juga melonggarkan beberapa aturan, namun bagi syarat penerbangan domestik justru diperketat.

Selama PPKM berlangsung dua minggu ke depan, pemerintah meniadakan syarat tes rapid antigen sebagai syarat penerbangan.

Pelaku perjalanan penerbangan diwajibkan untuk melakukan tes RT-PCR.

Ketentuan tersebut berlaku hanya bagi daerah dengan PPKM Level 3, 2, dan 1 di Jawa-Bali.

Selain itu, kebijakan tersebut telah tertuang dalam Instruksi Mendagri (Inmendagri ) Nomor 53 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level 3, Level 2, dan Level 1 Corona Virus Disease 2019 di Wilayah Jawa dan Bali.

Baca juga: Bali Masih Sepi Wisman Meski Penerbangan Internasional Dibuka, Ini Penjelasan Menparekraf

Secara rinci, pada aturan yang diperbaharui per 19 Oktober 2021 itu, diatur bahwa pelaku perjalanan domestik yang menggunakan pesawat wajib menunjukkan kartu vaksin minimal dosis pertama. Selain itu, wajib menunjukkan hasil tes negatif Covid-19.

Penumpang diwajibkan menunjukkan surat keterangan negatif Covid-19 dari hasil tes RT-PCR yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 2x24 jam sebelum keberangkatan.

Ketentuan ini berlaku baik bagi penumpang dengan vaksin dosis pertama maupun dosis kedua.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved