Breaking News:

Berita Bali

Dugaan Investasi Bodong Ice Mango di Bali, Get Sampai Rp 2,7 Miliar, Dua Wanita Dilaporkan ke Polisi

Beberapa korban investasi bodong yang merupakan para kaum hawa diantaranya Ni Putu Dian Okviani, I Made Winda Christian, Dewi Purnama Sari, Ni Kadek

Tribun Bali/Adrian Amurwonegoro
Para korban saat melaporkan dugaan investasi bodong di SPKT Polda Bali, pada Senin 18 Oktober 2021. 

Laporan wartawan Tribun Bali, Adrian Amurwonegoro

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Beberapa masyarakat melaporkan dugaan kejahatan investasi bodong ke Kepolisian Daerah Polda Bali, dengan total slot nyaris menyentuh angka Rp 1 Miliar dan get mencapai Rp 2,7 Miliar.

Laporan itu dibuat dan diterima Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Bali dengan Tanda Bukti Laporan Pengaduan Masyarakat Nomor : Dumas/810/X/2021/SPKT/POLDA BALI, tertanggal 18 Oktober 2021

Beberapa korban investasi bodong yang merupakan para kaum hawa diantaranya Ni Putu Dian Okviani, I Made Winda Christian, Dewi Purnama Sari, Ni Kadek Ariani, dan Ni Putu Ameria Devi Savitri.

Mereka didampingi oleh lima kuasa hukum dari Kantor Lembaga Advokasi dan Bantuan Hukum Indonesia (LABHI) Bali.

Baca juga: Mahasiswi Usai 19 Tahun Otaki Investasi Bodong, Raup Rp 2 Miliar dari 200 Orang

Kuasa Hukum Pelapor, I Made “Ariel” Suardana, SH MH menyampaikan kejahatan dengan modus investasi bodong itu diduga dilakukan oleh YNF (22) dan FAV (22), keduanya tinggal di Badung.

Pihaknya menyebutkan total ada 110 orang yang menjadi korban dari program investasi bernama Ice Mango atau sebutan lainnya One Pay Receh.

"Para membernya hanya menyetorkan sejumlah uang dengan slot yang sudah ditentukan oleh pelaku dan dijanjikan akan mendapatkan keuntungan besar," ujar Suardana kepada Tribun Bali, Rabu 20 Oktober 2021.

Disampaikan Suardana, terlapor pernah berdalih uang yang diterimanya akan dikelola lagi dalam usaha pertanian, properti, dan peleburan emas.

"Pada awalnya pembayaran lancar-lancar saja, pelapor ini menyerahkan uang sejumlah Rp 800.000, belum sampai waktu 19 hari yang dijanjikan pelaku, korban sudah ditransfer sebesar Rp 1.200.000," paparnya

Halaman
123
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved