Tips Kesehatan

Segala Hal Tentang Serangan Panik, Gejala, Penyebab dan Faktor Risikonya

Serangan panik atau panic attack, meskipun sangat tidak nyaman, namun tidak mengancam jiwa atau berbahaya

Istimewa
Foto ilustrasi wanita yang sedang mengalami cemas dan stres (beauty.grivy.com) 

TRIBUN-BALI.COM - Serangan panik adalah episode ketakutan intens tiba-tiba yang memicu reaksi fisik yang parah ketika tidak ada bahaya nyata atau penyebab yang jelas.

Serangan panik bisa sangat menakutkan. Ketika serangan panik terjadi, Anda mungkin berpikir Anda kehilangan kendali, mengalami serangan jantung atau bahkan sekarat.

Banyak orang hanya mengalami satu atau dua kali serangan panik dalam hidup mereka, dan masalahnya hilang, mungkin ketika situasi yang membuat stres berakhir.

Namun, jika Anda mengalami serangan panik yang berulang dan tidak terduga dan menghabiskan waktu lama dalam ketakutan akan serangan lain, Anda mungkin memiliki kondisi yang disebut gangguan panik.

Baca juga: Sama-Sama Nyeri pada Dada, Berikut Perbedaan Serangan Panik Berlebihan dan Serangan Jantung

Meskipun serangan panik itu sendiri tidak mengancam jiwa, kondisi ini bisa menakutkan dan secara signifikan mempengaruhi kualitas hidup Anda. 

Gejala serangan panik Melansir dari Mayo Clinic, serangan panik biasanya dimulai secara tiba-tiba, tanpa peringatan.

Kondisi ini dapat menyerang kapan saja — ketika Anda sedang mengendarai mobil, di mal, tertidur lelap atau di tengah pertemuan bisnis.

Anda mungkin mengalami serangan panik sesekali atau mungkin sering.

Baca juga: Punya Anxiety Disorder ? Lakukan 6 Cara Mudah ini Untuk Mengontrol Kecemasan

Serangan panik memiliki banyak variasi, tetapi gejala biasanya memuncak dalam beberapa menit.

Anda mungkin merasa lelah dan lelah setelah serangan panik mereda.

Serangan panik biasanya mencakup beberapa tanda atau gejala berikut:

  • Rasa malapetaka atau bahaya yang akan datang
  • Takut kehilangan kendali atau kematian
  • Detak jantung yang cepat dan berdebar-debar
  • Berkeringat
  • Gemetar
  • Sesak napas atau sesak di tenggorokan
  • Panas dingin
  • Hot flash
  • Mual
  • Kram perut
  • Sakit dada
  • Sakit kepala
  • Pusing, sakit kepala ringan atau pingsan
  • Sensasi mati rasa atau kesemutan
  • Perasaan tidak nyata atau terlepas

Salah satu hal terburuk tentang serangan panik adalah ketakutan yang kuat bahwa Anda akan mengalami serangan lagi.

Anda mungkin takut mengalami serangan panik sehingga Anda menghindari situasi tertentu di mana hal itu mungkin terjadi.

Baca juga: Jika Mengalami 7 Tanda Ini Berarti Kamu Memiliki Gangguan Kecemasan

Jika Anda memiliki gejala serangan panik, cari bantuan medis sesegera mungkin.

Serangan panik, meskipun sangat tidak nyaman, tidak berbahaya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved