Berita Denpasar
UPDATE: Persentase Kesembuhan Pasien Covid-19 di Denpasar Mencapai 97,04 Persen
Dari data tersebut, secara kumulatif kasus positif covid-19 di Kota Denpasar tercatat 37.734 kasus, angka kesembuhan pasien Covid-19 di Kota Denpasar
Penulis: Putu Supartika | Editor: Wema Satya Dinata
Laporan Wartawan Tribun Bali, I Putu Supartika
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Kasus sembuh pasien Covid-19 di Kota Denpasar terus mengalami penambahan.
Kondisi ini secara otomatis meningkatkan persentase kesembuhan pasien.
Berdasarkan data resmi pada Senin 25 Oktober 2021 diketahui penambahan kasus sembuh sebanyak 21 orang.
Sedangkan kasus positif Covid-19 bertambah 6 orang dan kasus meninggal dunia bertambah 1 orang.
Baca juga: Sempat Minta Tolong Saat Terseret Arus Pantai Biaung Denpasar, Petrus Ceritakan Hal Ini
Dari data tersebut, secara kumulatif kasus positif covid-19 di Kota Denpasar tercatat 37.734 kasus, angka kesembuhan pasien Covid-19 di Kota Denpasar mencapai angka 36.614 orang (97,04 persen), meninggal dunia sebanyak 994 orang (2,63 persen) dan kasus aktif yang masih dalam perawatan sebanyak 126 orang (0,33 persen).
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai saat dikonfirmasi menjelaskan, kendati kasus covid 19 di Denpasar sudah semakin menurun dan melandai namun penularan virus covid 19 masih ditemukan
Oleh karena itu ia tetap mengimbau masyarakat agar jangan sampai kendor menerapkan protokol kesehatan.
“Kondisi ini harus menjadi perhatian kita bersama, tidak boleh kendor dalam menerapkan protokol kesehatan, karena jika lengah dan abai dengan prokes tidak menutup kemungkinan kasus covid sewaktu waktu bisa kembali meningkat
Sehingga diperlukan kerjasama berbagai pihak serta seluruh lapisan masyarakat
Kita harus terus waspada dan disiplin prokes, taati aturan saat penerapan PPKM,” kata Dewa Rai.
Pihaknya mengajak seluruh masyarakat untuk selalu waspada dan tidak lengah atas perkembangan kasus saat ini.
Dalam beraktivitas, penerapan protokol kesehatan tetap harus wajib dilaksanakan dengan berpedoman pada penerapan PPKM Level 2 Jawa-Bali.
Terlebih lagi saat ini adanya mutasi Covid-19 dengan varian baru.
“Jangan mengurangi kewaspadaan, titik-titik lengah kemungkinan menyebabkan tingkat kasus Covid-19 di Denpasar meningkat, jadi intinya kapanpun dan dimanapun harus tetap waspada dan disiplin menerapkan protokol kesehatan, terlebih saat ini virus sudah bermutasi,” imbuhnya.
Baca juga: Nikmati Olahan Kepiting Kecil Krispi di Kota Denpasar dengan Harga Kaki Lima
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/juru-bicara-satgas-penanganan-covid-19-kota-denpasar.jpg)