Info Populer
Kenali Tanda Sederhana yang Gambarkan Kecerdasan Anak
Setiap anak mempunyai bakat dan keunikan. Namun, beberapa anak tampak lebih cerdas dibandingkan anak usia sebayanya.
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR- Setiap anak mempunyai bakat dan keunikan.
Namun, beberapa anak tampak lebih cerdas dibandingkan anak usia sebayanya.
Tidak sulit mengetahui seberapa cerdas seorang anak.
Studi terbaru menyatakan, kita bisa melihat kecerdasan anak dari kemampuan mereka dalam melontarkan cerita lucu atau humor.
Baca juga: Sering Merasa Lelah dan Lesu? Bisa Saja Asam Lambung Anda Adalah Penyebabnya
Baca juga: Daftar Makanan yang Dapat Meningkatkan Mood, Salah Satunya Ubi Jalar
Seperti dilaporkan EurekAlert!, para peneliti di Anadolu University di Turki menemukan kaitan antara anak cerdas dan humoris.
Menurut peneliti, anak sekolah dengan tingkat keterampilan penalaran verbal dan pengetahuan umum tinggi adalah anak yang berkemungkinan besar untuk menjadi humoris.
Tidak semua orang mempunyai bakat atau kemampuan bawaan untuk menyajikan pengetahuan umum dalam format yang dianggap lucu oleh orang lain.
Makanya, mereka yang bisa menyajikan pengetahuan dengan cara seperti itu dinilai mempunyai faktor kecerdasan yang lebih besar daripada kebanyakan orang.
Ada beberapa studi terdahulu yang menjelaskan kecerdasan orang dewasa yang menceritakan lelucon kepada teman sebayanya.
Baca juga: Ketahui 4 Pertolongan Pertama Dalam Menangani Cedera Olahraga Ringan
Akan tetapi studi terbaru yang dimuat dalam jurnal Humor mengungkap hanya sedikit studi yang membahas bahwa anak mampu menceritakan lelucon sama seperti orang dewasa.
Peneliti menemukan, anak yang menggunakan humor untuk berinteraksi dengan orang lain mempunyai tingkat kecerdasan lebih tinggi dibandingkan anak yang jarang menceritakan lelucon atau humor apa pun.
Sebagaimana dilaporkan Lifehack, beberapa studi terdahulu mengungkap, orang yang bisa menyatukan dua gagasan yang berbeda dan menciptakan humor adalah orang yang cerdas.
Terkadang orang yang menceritakan lelucon dipandang tidak mampu menanggapi situasi dengan serius atau terkesan meremehkan.
Namun faktanya, orang-orang tersebut melenturkan otot di bagian otak untuk menghibur orang lain di sekitar mereka.
Studi lain menemukan, orang dengan selera humor yang buruk juga memiliki kecerdasan.