Berita Badung

Pemkab Badung Klaim Pasar Murah yang Digelar Harganya Lebih Murah 10 Persen dari Pasar Umum

Hanya saja semua itu dari hasil kerja sama instansi terkait dengan Usaha Mikro  Kecil Menengah (UMKM) yang ada di Badung

Penulis: I Komang Agus Aryanta | Editor: Wema Satya Dinata
Tribun Bali/I Komang Agus Aryanta
Suasana pasar murah yang dilaksanakan dinas Koperasi dan UMKM Badung di area Gedung Balai Budaya Giri Nata Mandala pada Kamis 28 Oktober 2021 

"Sudah kita sosialisasikan, sehingga masyarakat bisa menikmati pasar murah ini. Termasuk juga pegawai kami berikan," tegasnya.

Disisi lain Rasta selaku Staf Komunikasi Pemasaran Bulog saat dimintai keterangan mengaku saat ini harga kebutuhan pokok yamg mulai naik adalah minyak goreng.

Kendati demikian pihaknya di Bulog masih tetap memberikan atau menjual dibawah harga pasar.

"Kalau di Bulog harga minyak tetap Rp 17 ribu. Tapi sekarang udah mulai naik Rp 18 ribu," katanya.

Pihaknya juga memastikan, harga kebutuhan pokok yang dijual di Pasar Murah lebih murah dari harga di pasaran dengan kualitas yang bagus.

Kendati demikian, pihak mengaku saat ini Bulog sedikit mengirim kebutuhan pokok ke mitra kerjanya.

Hal itu lantaran masih dalam suasana pandemi covid-19.

"Bisanya hotel-hotel banyak ngambil, sekarang sepi sehingga harganya tetap stabil. Meski naik, kami tetap berusaha menyetabilkan harga. Seperti harga Gula waktu ini 1 Kg sampai Rp 17 ribu, namun kami tetap diangka Rp 12 ribu," tegasnya. (*)

Artikel lainnya di Berita Badung

Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved