Breaking News:

Berita Karangasem

Perkara Dugaan Korupsi Bedah Rumah di Karangasem, Perbekel Tianyar Barat Dituntut 8 Tahun Penjara

Surat tuntutan itu dibacakan Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Denpasar dalam sidang yang digelar secara daring di Pengadilan

Penulis: Putu Candra | Editor: Wema Satya Dinata
Tribun Bali/Putu Candra
I Gede Agung Pasrisak Juliawan bersama empat terdakwa lainnya saat menjalani sidang luring di Pengadilan Tipikor Denpasar, kala itu. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Perbekel Desa Tianyar Barat, Kecamatan Kubu, Kabupaten Karangasem I Gede Agung Pasrisak Juliawan (38) dituntut pidana penjara selama delapan tahun oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Agung Pasrisak dituntut pidana terkait korupsi bantuan bedah rumah yang bersumber dari Penerimaan Pajak Hotel (PPH) dan Pajak Restoran Kabupaten Badung ke Pemerintah Kabupaten Karangasem di Desa Tianyar Barat, Tahun Anggaran 2019.

Surat tuntutan itu dibacakan Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Denpasar dalam sidang yang digelar secara daring di Pengadilan Tipikor Denpasar, Kamis, 28 Oktober 2021.

"Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa I Gede Agung Pasrisak Juliawan dengan pidana penjara selama delapan tahun, dikurangi selama terdakwa berada dalam tahanan dengan perintah terdakwa tetap ditahan," tegas Jaksa Matheos Matulessy didampingi Jaksa I Dewa Gede Samara Putra dari balik layar monitor.

Baca juga: 2.045 KK Terdampak Gempa di Karangasem, Pendataan Masih Berlangsung, Jumlah Bertambah

Selain pidana badan, Pasrisak juga dijatuhi pidana denda Rp 100 juta subsider enam bulan kurungan.

Juga yang bersangkutan dibebankan membayar uang pengganti sebesar Rp 2.256.903.050.

Jika tidak membayar uang pengganti maka akan diganti pidana penjara selama satu tahun.

Terhadap tuntutan JPU tersebut, terdakwa Agung Pasrisak didampingi penasihat hukumnya akan mengajukan pembelaan (pledoi) tertulis pekan depan.

Sementara itu dalam berkas terpisah, terdakwa I Gede Sukadana (29) selaku Kaur Keuangan Desa Tianyar Barat dituntut pidana penjara selama lima tahun dan tiga bulan, serta pidana denda sebesar Rp 100 juta subsider enam bulan kurungan.

Sukadana juga dibebankan membayar uang pengganti sebesar Rp 1.128.451.521 subsider satu tahun penjara.

Halaman
123
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved