Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Berita Karangasem

Bupati Karangasem 'Warning’ Rekanan, Proyek Jalan Jangan Hanya Selesai Tapi Harus Berkualitas

Pengawasan dinilai penting agar pekerjaan tetap sesuai spesifikasi teknis, baik dari sisi mutu maupun volume pekerjaan.

Tayang:
Istimewa
Bupati Gus Par turun langsung melakukan monitoring dan evaluasi (monev) pembangunan infrastruktur jalan di Kecamatan Kubu, Rabu (20/5/2026). Bupati Karangasem 'Warning’ Rekanan, Proyek Jalan Jangan Hanya Selesai Tapi Harus Berkualitas 

TRIBUN-BALI.COM, AMLAPURA - Bupati Karangasem, I Gusti Putu Parwata, memberi peringatan tegas kepada rekanan pelaksana proyek agar tidak hanya mengejar penyelesaian pekerjaan, tetapi juga memastikan kualitas pembangunan jalan benar-benar sesuai standar.

Pesan itu disampaikan saat Bupati yang akrab disapa Gus Par turun langsung melakukan monitoring dan evaluasi (monev) pembangunan infrastruktur jalan di Kecamatan Kubu, Bali, Rabu 20 Mei 2026.

Dalam peninjauan tersebut, Gus Par didampingi jajaran teknis mulai dari Kepala Bappeda, Bidang Bina Marga PUPR, Camat Kubu, hingga Bagian Ekonomi dan Pembangunan Setda Karangasem.

Dua proyek jalan strategis yang menjadi fokus pemantauan yakni rekonstruksi Jalan Ruas Penginyahan-Munti Desa sepanjang 741 meter dan rekonstruksi Jalan Ruas Bantas-Banjar Dukuh (lanjutan) sepanjang 950 meter.

Baca juga: Kerap Jadi Jalur Macet di Nusa Penida, Perbaikan Jalan Sampalan-Toyapakeh Telan Anggaran Rp50,6 M

Menurut Gus Par, proyek infrastruktur jalan memiliki peran penting dalam mendukung konektivitas antar wilayah, memperlancar mobilitas warga, hingga menunjang aktivitas ekonomi masyarakat pedesaan.

Di lokasi proyek, Bupati tampak mengecek langsung kondisi badan jalan, progres pekerjaan, hingga kualitas pengerjaan fisik. 

Dari hasil pemantauan sementara, proyek disebut berjalan sesuai target dan tahapan pelaksanaan.

Meski demikian, ia mengingatkan pihak pelaksana agar tidak hanya fokus menyelesaikan pekerjaan tepat waktu.

“Jangan hanya mengejar selesai, tetapi kualitas harus menjadi prioritas. Jalan ini dibangun untuk masyarakat, sehingga harus benar-benar kuat, aman, dan sesuai standar,” tegasnya di hadapan pihak pelaksana proyek.

Selain kepada rekanan, Gus Par juga meminta jajaran Dinas PUPRKim Karangasem memperketat pengawasan selama proses pengerjaan berlangsung. 

Pengawasan dinilai penting agar pekerjaan tetap sesuai spesifikasi teknis, baik dari sisi mutu maupun volume pekerjaan.

“Pengawasan harus benar-benar maksimal. Pastikan semua sesuai spesifikasi, kualitas terjaga, volumenya tepat, sehingga hasil pembangunan ini benar-benar memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” tegasnya. (mit)

Kumpulan Artikel Karangasem

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved