Berita Bali

Kemenhub Keluarkan SE Perjalanan Darat 4 Jam Wajib PCR, Suarjaya: Tidak Berlaku di Bali

Kementerian Perhubungan mengeluarkan SE perjalanan darat 4 jam wajib PCR, Kadinkes Bali tegaskan tidak berlaku di Bali

Tribun Bali/Rizal Fanany
Ilustrasi PPKM di Bali. Kementerian Perhubungan mengeluarkan SE perjalanan darat 4 jam wajib PCR, Kadinkes Bali tegaskan tidak berlaku di Bali. 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Ni Luh Putu Wahyuni Sri Utami 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Kementerian Perhubungan mengeluarkan Surat Edaran (SE) Nomor 90 Tahun 2021, revisi atas SE Menteri Perhubungan Nomor 86 Tahun 2021.

Dalam SE itu, Kementerian Perhubungan mengeluarkan aturan baru.

Tentang petunjuk perjalanan dalam negeri dengan transportasi darat pada masa pandemi Covid-19. 

SE tersebut mengatur dokumen yang wajib dibawa pelaku perjalanan darat.

Baca juga: RESMI Berlaku Hari Ini, Keluar Masuk Bali Melalui Bandara Ngurah Rai Bisa Gunakan Antigen

Yang menempuh jarak minimal 250 kilometer atau 4 jam perjalanan.

Yakni kartu vaksin dan hasil negatif tes RT PCR atau antigen.

Mengenai hal tersebut, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali, dr. Ketut Suarjaya angkat bicara.

Mengenai aturan tersebut, pihaknya akan mengikuti kebijakan dari pusat. 

"Intinya kami mengikuti kebijakan pusat. Termasuk kemarin pelaku perjalanan lewat udara disuruh pakai PCR.

Ya kita dalam kapasitas sebagai aparat pemerintah tentu melaksanakan kebijakan dari pemerintah pusat dan daerah.

Saya sebagai kepala dinas apapun kebijakan itu saya harus menjalankan.

Kalau memang pakai PCR, ya kita jalankan, ada SE tentang tarif, ya kita jalankan," katanya, Selasa 2 November 2021. 

Lalu bagaimana jika perjalanan antar daerah di Bali?

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved