Berita Gianyar
Meski Baru Beredar Empat Bulan Lalu, Air Mineral Be Gianyar Laris di Pasaran
Air minum dalam kemasan produksi Pemerintah Kabupaten Gianyar di bawah Perumda Tirta Sanjiwani atau dulu disebut PDAM Gianyar, kini telah beredar
Penulis: I Wayan Eri Gunarta | Editor: M. Firdian Sani
Biaya produksi kemasan botol ini pun relatif besar.
Karena itu, pihaknya harus mengetahui data riil kebutuhan kemasan botol ini.
"Sudah ada penawaran yang masuk, nanti akan dihitung berapa total penawaran, sehingga bisa menentukan jumlah produksi," ujarnya.
Berdasarkan catatan Tribun Bali, mesin-mesin di pabrik yang berdiri di Desa Bukian, Kecamatan Payangan, Gianyar, Bali ini terdiri dari tujuh unit, di antaranya, mesin galon yang dapat menghasilkan 270-300 galon per jam.
• Vaksinasi di Payangan Gianyar, Tim Vaksinator Keliling sampai ke Sawah
Mesin cup 240 mililiter (ml) yang dapat menghasilkan 160 dus per jam, mesin botol 330 ml yang menghasilkan 10 ribu - 12 ribu botol per jam.
Mesin botol 600 ml yang dapat menghasilkan 8.000 botol per jam. Mesin botol 1500 ml yang menghadilkan 4000-5000 botol per jam.
Mesin botol beling 500 ml yang dapat menghasilkan 4500-5000 botol per jam.
Terakhir adalah mesin blowing atau mesin pembuat botol dari bahan baki freepom yang dapat menghasilkan 3600 sampai 4000 botol per jam. (*)
Ikuti berita terkini Tribun Bali
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/air-mineral-be-gianyar-2.jpg)