Serba Serbi

Pantangan untuk Seniman Pembuat Topeng Sesuhunan, Berikut Kisahnya

Dengan nama usaha, I Wayan Muka Mask Product bergerak di bidang kerajinan kayu dari topeng tradisi dan topeng modern

Penulis: AA Seri Kusniarti | Editor: Wema Satya Dinata
Tribun Bali/AA Seri Kusniarti
Komang Mega saat memegang taring babi hutan dan contoh topeng dengan taring babi hutan. 

Tidak memakan daging sapi, juga menjadi pantangan khususnya saat proses pembuatan topeng di pura untuk sesuhunan.

Ia pun mengakui, sempat penasaran dan mencoba tetap memakan daging sapi tatkala membuat topeng sesuhunan.

Tak dinyana, efeknya sungguh luar biasa. Ketika ia membuat topeng sesuhunan, kepalanya terasa terus berputar-putar dan pusing bukan main.

Anehnya ketika ia tidak memegang topeng itu, pusing itu hilang seketika. Hal tersebut menyadarkan dia, bahwa pantangan itu bukan mitos semata.

Apalagi daging sapi memang disucikan dalam Hindu Bali, sebagai bagian dari Dewa Siwa.

"Akhirnya saya meminum bungkak dan malukat di Pura Beji," sebutnya.

Seseorang pembuat topeng, kata dia, juga tidak boleh menyembah pada orang mati. Termasuk ke tempat orang yang sedang ada upacara ngaben, karena dalam kondisi cuntaka atau kotor. Serta masih banyak hal yang tidak boleh dilanggar, dan tidak bisa disebutkan satu persatu.

Komang Mega, mengatakan bahwa saat membuat topeng juga harus memakai sarana pejati dari awal pembuatan hingga prosesnya selesai.

Sarana pejati yang dimaksud, bertujuan agar pembuatan topeng berjalan mulus tanpa hambatan.

Pejati itu dihaturkan ke palinggih taksu di merajan.

Kemudian  tentunya, dalam pembuatannya harus fokus pada pengerjaannya dan juga mencari hari baik yaitu hari Purnama, Kajeng Kliwon, untuk pembuatan topeng.

Baca juga: PROFIL Made Muji Perajin Topeng Asal Puaya Sukawati, 30 Tahun Berkarya & Pengalaman Keliling Dunia

"Lalu pembuatannya pun harus dalam keadaan tenang, agar hasil yang diperoleh sangat bagus," tegasnya.

Bahkan proses pengecatan juga harus mengambil hari baik. Agar topeng yang dihasilkan cerah, layaknya sinar bulan  Purnama.

Ditambah hiasan emas permata terbaik, menambah kesan indah pada topeng itu. 

Untuk itulah sangat penting membuat topeng, menaati pantangan saat membuatnya. Agar topeng yang dihasilkan lebih metaksu atau memiliki jiwa dan energi.

Halaman
123
Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved