Breaking News:

Berita Denpasar

Sehari Jelang Galungan, 200 Orang Menyebrang dari Sanur Ke Nusa Penida

antrian dipadati masyarakat lokal Nusa Penida yang hendak pulang kampung, wisatawan domestik, hingga wisatawan mancanegara.

Tribun Bali / Arini Valentya Chusni
Selasa (9/11/2021), antrian dipadati masyarakat lokal Nusa Penida yang hendak pulang kampung, wisatawan domestik, hingga wisatawan mancanegara. 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Arini Valentya Chusni

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Sehari jelang hari raya galungan, kawasan penyebrangan di Pantai Sanur menunu Nusa Penida terlihat ramai.

Pantauan Tribun Bali, Selasa (9/11/2021), antrian dipadati masyarakat lokal Nusa Penida yang hendak pulang kampung, wisatawan domestik, hingga wisatawan mancanegara.

“Penyebrangan dimulai dari jam 07.30 Wita, penyebrangan pagi biasanya ramai karena mereka yang hendak explore Penida one day akan cocok nyebrang pagi, namun juga ada beberapa orang yang menyebrang siang hari, kami tutup penyebrangan jam 15.00 wita dari Sanur ke Penida,” kata Bayu Putra selaku pihak reservasi semabu hills.

Ia juga menambahkan perhari ini ada sekitar 200 orang yang menyebrang dari Sanur saja. 

Untuk penyebrangn dari Nusa Penida ke Sanur paling lambat jam 17.00 wita. Jadi wisatawan bisa puas mengexplore Penida tanpa dikejar waktu.

Baca juga: Aktivitas Pasar di Klungkung Meningkat Jelang Galungan, Warga Diingatkan Gunakan Masker

Baca juga: Jelang Galungan, Harga Sejumlah Kebutuhan Pokok di Badung Naik

Baca juga: 2 Promo J.CO Besok Rabu 10 November 2021, Bisa untuk Kudapan Hari Raya Galungan

Untuk harganya, sekali menyebrang dikenanakan biaya Rp 75 Ribu, jadi untuk pulang pergi Rp 150 Ribu.

Dengan harga tersebut, penumpang mendapatkan fasilitas seperti life jacket, minum, dan tempat duduk yang nyaman.

Meskipun di hari raya Galungan yang jatuh esok hari, penyebrangan  ke dan dari Nusa Penida tetap buka. Namun jam operasionalnya tidak seperti semula.

“Kami batasi yang mau menyebrang di jam 8 pagi, mengingat besok masih hari raya jadi banyak teman yang kita sembahyang,” tambah Bayu.

Banyak wisatawan yang berbondong-bondong pergi ke Nusa Penida dikarenakan aturan yang mulai longgar dan masa PPKM mulai turun.

Untuk diketahui, syarat masuk ke Pulau Bali pun sekarang sudah bisa menggunakan antigen. Jadi antusias masyarakat untuk berlibur ke Bali juga meningkat.

Seperti Salma, wisatawan domestik asal Surabaya ini menghabiskan waktu di Bali 5 hari, 2 hari termasuk explore Nusa Penida.

“Saya berangkat duluan ke Nusa Penida karena biar puas, nanti baru explore Bali,” kata Salma saat diwawancarai Tribun Bali.

Baca juga: Penampahan Galungan, Daging Babi di Pasar Penamparan Denpasar Ludes, Tersisa Urutan dalam Kemasan

Baca juga: 6 Kuliner Khas yang Selalu Ada Ketika Hari Raya Galungan dan Kuningan di Bali, Lawar hingga Jaje Uli

Kedepannya Bayu selaku pihak semabu berharap pariwisata di Bali kembali normal agar ekonomi juga kembali pulih.(*)

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved