Breaking News:

Tips Kesehatan

Inilah Hubungan Antara Obesitas dan Penyakit Ginjal, Simak Penjelasan Ahli Berikut

Pada survey yang dilakukan  tahun2014  lalu, ditemukan  lebih dari 600 juta orang dewasa di seluruh dunia mengalami obesitas alias sangat gemuk.

Pexels/AndresAyrton
Ilusrasi. Orang gemuk atau yang penderita obesitas lebih beresiko terkena batu ginjal. 

TRIBUN-BALI.COM - Pada survey yang dilakukan  tahun2014  lalu, ditemukan  lebih dari 600 juta orang dewasa di seluruh dunia mengalami obesitas alias sangat gemuk.

Para ahli mengatakan obesitas sebagai salah satu pemicu penyakit ginjal.

Berbagai penelitian menunjukkan kaitan antara obesitas dengan terjadinya penyakit ginjal kronik serta perburukan penyakit ini.

Secara umum, obesitas memengaruhi fungsi ginjal melalui berbagai cara.

Dilansir dari kompas.com, obesitas berkontribusi tidak langsung dengan memperburuk hipertensi dan diabetes melitus yang diketahui sebagai faktor risiko penyakit ginjal.

Baca juga: Ciri-ciri Gagal Ginjal Stadium Akhir yang Wajib Diwaspadai, Segera Lakukan Pemeriksaan

Baca juga: Tahapan Penyakit Ginjal dari Stadium 1-5, Kenali Gejala Awal hingga Paling Parah

Baca juga: Kenali 5 Stadium Penyakit Ginjal Ini, Berdasarkan Tingkat Keparahan dan Fungsi Ginjal

Di sisi lain, obesitas bisa menyebabkan kerusakan ginjal secara langsung dengan memberi beban terlalu tinggi pada ginjal selama bertahun-tahun.

"Pada orang dengan obesitas, massa tubuh organnya besar. Ginjal akan bekerja ekstra keras untuk menyaring dan membuang zat-zat kotor dari dalam tubuh," kata dr. Dharmeizar Sp.PD-KGH dalam acara peringatan Hari Ginjal Sedunia.

Mekanisme terjadinya kerusakan ginjal pada orang dengan berat badan berlebih sangat rumit dan terjadi di tingkat sel, antara lain karena peningkatan peradangan, stres oksidatif, metabolisme lipid abnormal di ginjal, dan peningkatkan produksi insulin.

Seperti dikutip dari situs Renal & Urology News disebutkan bahwa obesitas juga meningkatkan faktor risiko gangguan ginjal seperti penurunan tingkat keasaman urine, meningkatnya asam urat, oksalat urine, sodium, dan sekresi phosphate, yang semuanya bisa membebani kerja ginjal

Peningkatan kesadaran akan bahaya kegemukan dan pentingnya gaya hidup sehat diketahui bisa membantu mencegah obesitas dan penyakit ginjal.

Sekali seseorang terkena penyakit ginjal kronis, meski baru stadium I, kondisi ginjalnya tidak bisa kembali normal. Upaya maksimal yang bisa dilakukan adalah memperlambat progresivitas kerusakannya.

Oleh karena itu, pencegahan menjadi amat penting. 

Artikel Kesehatan Lainnya

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Apa Hubungan Kegemukan dengan Penyakit Ginjal"

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved