Berita Jembrana
Bisa Menarik Minat Kunjungan Wisatawan, 126 Hektar Lahan akan Dijadikan Hutan Mangrove
Bupati Jembrana I Nengah Tamba saat memantau potensi hutan mangrove Jembrana. (ist).
Penulis: I Made Ardhiangga Ismayana | Editor: Harun Ar Rasyid
TRIBUN-BALI.COM, NEGARA- Potensi hutan mangrove di Jembrana ketika digarap akan cukup luar biasa.
Bagaimana tidak, Jembrana memiliki 126 hektare hutan mangrove yang dapat menjadi daya tarik pariwisata.
Hal inilah yang disampaikan Bupati Jembrana I Nengah Tamba, Kamis 11 November 2021.
Bupati Jembrana, I Nengah Tamba mengatakan, bahwa hutan mangrove Jembrana dengan luasan 126 hektare itu merupakan paru-paru Bumi Makepung, dengan oksigen yang dihasilkan.
Kemudian, akan dijadikan destinasi wisata untuk menarik kunjungan wisatawan ke Jembrana.
Hutan mangrove memiliki banyak manfaat. Tidak hanya bermanfaat sebagai penghasil oksigen. Namun, juga mencegah abrasi dan memberi manfaat lainnya.
Tamba menuturkan untuk itu, saat ini pemerintah sudah menandatangani MoU dengan pihak swasta untuk feasibility study.
Harapan dalam waktu dekat sudah ada hasilnya, sehingga rencana besar kabupaten Jembrana bisa terwujud.
“Sampai saat ini belum optimal. Maka kami akan berusaha mengoptimalkan untuk kemudian menjadi daya tarik wisatawan menuju ke Jembrana,” ucapnya.
Menurut Tamba, hutan mangrove yang dikelola maksimal dan potensi lain yang tidur dibangkitkan bisa menyerap tenaga kerja.
Yang pada akhirnya, ekonomi tumbuh dan menjadi salah satu sumber pendapatan asli daerah (PAD) Jembrana.
Pihaknya, bersama seluruh jajaran OPD, akan berusaha bekerja maksimal untuk mengelola potensi yang ada di Jembrana.
“Makanya kami melihat langsung kondisi mangrove. Dipetakan, antara yang akan ditanami. Kemudian, yang mana yang sudah tua, juga mana yang potensi terjadi kerusakan sekitar hutan mangrove,” paparnya. (ang).
Baca juga: Lilipaly Masih Mandul Musim Ini, Pelatih Bali United Ungkap Faktor Penyebab
Baca juga: Tampil Garang Bersama Persib Bandung, Mohammed Rashid Beberkan Rahasianya
Baca juga: Pariwisata Bali Dibuka, Disprinaker Badung Sebut Belum Terima Laporan Karyawan Dipekerjakan Kembali
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/lasfbanfl.jpg)