Berita Gianyar
Hujan Tiada Henti, Sejumlah Bencana Longsor Terjadi di Gianyar
Hujan lebat disertai angin yang terjadi sejak Kamis hingga Jumat 12 November 2021 pagi, menyebabkan terjadi sejumlah bencana longsor
Penulis: I Wayan Eri Gunarta | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Hujan lebat disertai angin yang terjadi sejak Kamis hingga Jumat 12 November 2021 pagi, menyebabkan terjadi sejumlah bencana longsor di Kabupaten Gianyar, Bali.
Namun tidak terdapat korban jiwa maupun kerugian material.
Hanya sejumlah akses jalan sempat tidak bisa dilalui.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Gianyar, I Gusti Ngurah, Jumat 12 November 2021 mengatakan, terkait hujan lebat yang terjadi tiada henti, pihaknya telah menerima laporan bencana sejak pukul 13.00 Wita.
Baca juga: Terkait Video Asusila Pelajar di Gianyar, Pemerhati Anak Sebut Ada Pengaruh Medsos hingga Lingkungan
Di mana sebagian besar merupakan tanah longsor yang terjadi di dinding-dinding jalan di Gianyar kawasan utara seperti Tegalalang dan Payangan.
Beruntung, tidak terdapat korban jiwa.
Namun akses lalu lintas di kawasan longsor sempat terganggu.
Namun secara umum, dampak lalu lintas yang dialami tidak terlalu parah.
Sebab merupakan akses yang sedikit dilalui kendaraan.
"Di beberapa tempat, karena tanahnya labil, terjadi longsor. Tidak parah, hanya mengganggu akses lalu lintas, dan itu bisa ditangani dengan cepat," ujarnya.
Baca juga: Sebar Video Asusila Pelajar di Grup WA, Pemuda Tegalalang Ditahan Polres Gianyar, Terancam 6 Tahun
Oleh karena hujan terlalu lebat, tidak semua tanah longsor kemarin langsung ditangani.
Hal itu mengingat tanah sangat labil, dapat membahayakan petugas jika ditangani saat itu.
Sebab cara penanganan tanah longsor adalah dengan penyemprotan, sehingga saat dilakukan penyemprotan, longsor lebih meluas.
"Mengingat tanah labil dan hujan masih deras, ada kejadian yang tidak langsung kami tangani, menunggu hujan reda," ujarnya.
Selain itu, terdapat juga laporan banjir di kawasan Sukawati.
Namun karena banjir ini akibat pembuangan air di drainase yang lebih kecil dari debit air hujan, sehingga pihaknya pun tidak bisa berbuat banyak. Beruntung banjir tidak lama.
"Seiring hujan reda, banjir pun surut," tandasnya. (*)
Berita lainnya di Berita Gianyar
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/kondisi-bencana-di-kabupaten-gianyar.jpg)