Berita Denpasar

Buntut Penganiayaan di Cafe Wilayah Denpasar, Polisi Periksa Para Terduga Pelaku

Kasusnya ditangani Polsek Denpasar Barat, kini telah memeriksa para terduga pelaku penganiayaan terhadap korban berinisial An, pria berusia 34 tahun

Penulis: Firizqi Irwan | Editor: Wema Satya Dinata
net
Ilustrasi Penganiayaan 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Ahmad Firizqi Irwan

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Buntut kasus penganiayaan di salah satu cafe wilayah Denpasar, polisi periksa sejumlah orang yang terlibat penganiayaan, Sabtu 13 November 2021.

Kasusnya ditangani Polsek Denpasar Barat, kini telah memeriksa para terduga pelaku penganiayaan terhadap korban berinisial An, pria berusia 34 tahun.

Setelah dilakukan olah TKP dan mengumpulkan keterangan saksi, para terduga pelaku yang sempat mangkir kini telah menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Mengenai kasus penganiayaan yang terjadi di kafe Monjali, Jalan Mahendradata, Denpasar Barat, Kota Denpasar, Bali pada Kamis 11 November 2021 malam, Kapolsek Denpasar Barat Kompol Doddy Monza membenarkan ada pemanggilan sejumlah terduga pelaku Sabtu 13 November 2021.

Baca juga: UPDATE: Kota Denpasar Masih Merawat 90 Kasus Aktif Covid-19

"Ya, sudah ada beberapa yang kami mintai keterangan," ujar Kompol Doddy Monza, Sabtu 13 November 2021.

Dalam pemeriksaan ini, Doddy belum memberikan keterangan lebih lanjut terkait motif dari para terduga pelaku yang dipanggil ke Mapolsek Denpasar Barat.

"Kita masih dalami," lanjutnya.

Sebelumnya diwartakan Tribun Bali, kasus pengeroyokan dilakukan kakak beradik yang juga pemain musik di kafe tersebut, yakni Boy Toelle dan Benny Toelle.

Namun tak hanya keduanya, ada juga rekan mereka yang diduga melakukan penganiayaan terhadap korban An yang tinggal di Denpasar, Bali.

Salah satu rekan yang korban dengan namanya yakni Gen, namun mengenai kejadian ini, motif kekerasan itu masih belum diketahui.

Menurut informasi, sebelumnya baik korban dan terduga pelaku tengah berada di TKP, saat itu korban datang untuk menghadiri acara live music.

Terduga pelaku yakni Gen, menyodorkan minuman keras kepada korban dengan cara membanting gelas di depan An.

Lantas, korban yang kaget bermaksud menanyakan maksud Gen membanting gelas di hadapan atau ke arah korban.

"Saya juga sempat meminta maaf sambil bertanya, salah saya apa. Kalau saya ada salah, mohon dimaafkan," ujar An dikonfirmasi Jumat 12 November 2021.

Tak sampai disana, saat korban hendak pulang, ia dihampiri Boy dan kawan-kawannya.

Baca juga: ODGJ Ngamuk di Terminal Ubung Denpasar Diamankan Satpol PP, Kini Dirujuk ke RSJ Bangli

Oleh korban, ia kemudian meminta maaf kepada Boy, akan tetapi Boy lalu memukul korban dilanjutkan oleh Benny dan Gen yang mengarahkan pukulan ke wajah korban serta beberapa bagian tubuh An.

Korban yang tidak melawan, merasa tidak terima dengan perlakuan para terduga pelaku tersebut, An kemudian membuat laporan ke Polsek Denpasar Barat hari itu juga.(*)

Artikel lainnya di Berita Denpasar

Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved