Berita Denpasar
Denpasar Nol Kunjungan Wisman, PHRI: Turis Kebanyakan Beralih ke Thailand
PHRI Denpasar mengatakan, dari 19 negara yang dibuka untuk Indonesia, kebanyakan wisman mendarat di Jakarta
Penulis: Putu Supartika | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai mengatakan kasus positif Covid-19 di Kota Denpasar terus mengalami penurunan.
Bed yang disiapkan untuk perawatan pasien Covid-19 sebanyak 39,89 persen dari kapasitas total di RSUD Wangaya.
Secara perlahan ruang isolasi akan dikembalikan sebagai ruang perawatan pasien umum atau non Covid.
Ia mengatakan, apabila kasus kembali meningkat, maka ruangan tersebut akan dikembalikan sebagai tempat isolasi sesuai kebutuhan.
Dewa Rai mengatakan khusus untuk Ruang Merak memang dikhususkan untuk isolasi penyakit menular.
"Sehingga Ruang Merak tersebut masih digunakan sebagai ruang isolasi. Jadi isolasinya kami pusatkan di Ruang Merak sekarang ini, karena memang di sana fungsinya tempat isolasi termasuk untuk penyakit menular lainnya,” katanya.
Baca juga: Senada dengan Parta, Koster Minta Pemerintah Pusat Cabut Kebijakan Karantina 3 Hari Wisman ke Bali
Sisa Satu Tempat Isoter
Selain itu, untuk tempat isolasi terpusat (Isoter) di Kota Denpasar kini juga masih tersisa satu tempat.
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai mengatakan Isoter untuk di Denpasar difokuskan di satu hotel di Kuta.
Kata dia, kapasitas tempat Isoter tersebut sebanyak 96 bed.
Namun yang terisi hanya sebanyak 8 bed, sehingga masih tersisa sebanyak 88 bed.
“BOR total untuk tempat Isoter saat ini hanya 8,33 persen,” katanya. (*).
Kumpulan Artikel Denpasar
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/suasana-terminal-kedatangan-domestik-bandara-internasional-i-gusti-ngurah-rai-bali-minggu.jpg)