Breaking News:

Berita Buleleng

Hujan Deras di Banyuning Buleleng: Garasi Jebol, Motor Dinas Luh Indrayani Hilang Terseret Arus

Hujan Deras di Banyuning Buleleng, Garasi Jebol hingga Motor Dinas Milik Luh Indrayani Terseret Arus

Tribun Bali/Ratu Ayu Astri Desiani
Wayan Karmita menunjukan garasi mobil milik keponakannya yang jebol akibat tergerus air sungai di Jalan Pulau Obi, Buleleng, Selasa (16/11/2021) 

TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA - Hujan deras yang mengguyur Buleleng pada Senin (15/11/2021) kemarin, menyebabkan air sungai di Jalan Pulau Obi, Kelurahan Banyuning, Buleleng meluap.

Air sungai itu lantas menggerus pondasi dari garasi mobil milik Luh Putu Indrayani (39), hingga jebol.

Alhasil, motor dinas milik korban tercebur ke sungai, lalu hilang terbawa arus. 

Ditemui di kediamannya pada Selasa (16/11/2021), paman korban Wayan Karmita mengatakan, perisitiwa itu terjadi pada Senin sekitar pukul 18.30 wita.

Air sungai yang meluap, membuat pondasi garasi mobil dengan tinggi mencapai tujuh meter, yang dibangun tepat di sempadan sungai itu jebol.

Reruntuhan atap kemudian menimpa satu unit mobil Karimun milik korban.

Baca juga: Hujan Deras Guyur Buleleng Timbulkan Fenomena Ucur-ucur hingga Bencana Banjir

Selain itu, motor dinas Yamaha Jupiter milik korban yang saat itu tengah diparkir di garasi tersebut, terjatuh ke sungai dan hanyut terbawa arus.

Warga bersama Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Buleleng lantas bahu membahu mengevakuasi mobil milik korban, agar tidak ikut terjatuh ke dalam sungai.

Sementara korban yang merupakan pegawai di Dinas Pertanian Buleleng, bersama tiga anaknya saat ini terpaksa mengungsi ke rumah kerabatnya.

Sebab, mereka takut pondasi rumahnya juga ikut tergerus derasnya arus sungai.

"Lantai di garasi sudah retak-retak. Jadi keponakan saya (Luh Indrayani, red) terpaksa mengungsi dulu ke rumah kerabat. Sementara motor dinasnya, tadi saya sudah coba cari sampai ke sekitar jembatan Pulau Obi. Tapi belum berhasil ditemukan," jelasnya. 

Baca juga: Viral Angin Puting Beliung Saat Warga Melarung di Pantai Ponjok Buleleng, Pertanda Apakah Ini?

Sementara Camat Buleleng I Nyoman Riang Pustaka mengatakan, kejadian ini menjadi pembelajaran bagi masyarakat yang tinggal di sekitar sungai Jalan Pulau Obi, agar tidak melakukan pembangunan di sempadan sungai.

Ia pun akan menugaskan aparat di Kelurahan Banyuning untuk melakukan pengawasan di sepanjang sempadan sungai Jalan Pulau Obi.  

"Saat musim kemarau memang air di sungai ini tidak ada atau kecil. Tapi kalau sudah musim hujan, sungai ini berbahaya. Kami akan terus sosialisasikan, jangan membangun di sempandan sungai. Ini areal berbahaya.

Kami imbau perangkat kelurahan monitoring masyarakat yang melakukan pembangunan di sekitar sungai, agar mengikuti kajian teknis yang sesuai dengan konstruksi yang benar," tutupnya. (*) 

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved