Breaking News:

Berita Denpasar

Kasus Sembuh dan Kasus Positif Covid-19 di Kota Denpasar Sama-Sama Bertambah 3 Orang

Kasus Sembuh dan Kasus Positif Covid-19 di Kota Denpasar Sama-Sama Bertambah 3 Orang

Penulis: Ragil Armando | Editor: Harun Ar Rasyid
Tribun Bali/I Made Ardhiangga
Ilustrasi: Satu pasien dipulangkan setelah sembuh oleh Dirut RSU Negara, dr I Gusti Bagus Ketut Oka Parwatha, Rabu (14/10/2020) di lantai II RSU Negara. 

DENPASAR, TRIBUN BALI - Meski kasus sembuh terus bertambah, kasus positif Covid-19 di Kota Denpasar masih terjadi.

Berdasarkan data resmi pada Sabtu (20/11) diketahui kasus meninggal dunia nihil.

Sementara itu kasus sembuh dan kasus positif Covid-19 sama-sama bertambah 3 orang.

Dari data tersebut, secara kumulatif kasus positif covid-19 di Kota Denpasar tercatat 37.849 kasus, angka kesembuhan pasien Covid-19 di Kota Denpasar mencapai angka 36.772 orang (97,16) persen), meninggal dunia sebanyak 999 orang (2,64 persen) dan kasus aktif yang masih dalam perawatan sebanyak 78 orang (0,20 persen).

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai saat dikonfirmasi menjelaskan, kendati kasus covid 19 di Denpasar sudah semakin menurun dan melandai namun penularan virus covid 19 masih ditemukan, oleh karena itu ia tetap mengimbau masyarakat agar jangan sampai kendor menerapkan protokol kesehatan.

"Kondisi ini harus menjadi perhatian kita bersama, tidak boleh kendor dalam menerapkan protokol kesehatan, karena jika lengah dan abai dengan prokes tidak menutup kemungkinan kasus covid sewaktu waktu bisa kembali meningkat, sehingga diperlukan kerja sama berbagai pihak serta seluruh lapisan masyarakat, kita harus terus waspada dan disiplin prokes, taati aturan saat penerapan PPKM ," ujar Dewa Rai

Baca juga: Update Kasus Subang: Dua Bukti dari Saksi Kunci Bisa Arahkan ke Pelaku, Benarkah Demikian?

Baca juga: Ujung Tombak Bali United Siap Cetak Gol Lagi ke Gawang Lawan, Pertandingan Berikutnya Kontra Persija

Pihaknya mengajak seluruh masyarakat untuk selalu waspada dan tidak lengah atas perkembangan kasus saat ini.

Dalam beraktifitas, penerapan protokol kesehatan tetap harus wajib dilaksanakan dengan berpedoman pada penerapan PPKM Level 2 Jawa-Bali.

Terlebih lagi saat ini adanya mutasi Covid-19 dengan varian baru.

“Jangan mengurangi kewaspadaan, titik-titik lengah kemungkinan menyebabkan tingkat kasus Covid-19 di Denpasar meningkat, jadi intinya kapanpun dan dimanapun harus tetap waspada dan disiplin menerapkan protokol kesehatan, terlebih saat ini virus sudah bermutasi,” imbuhnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved