Berita Internasional
Covid-19 di Eropa Terus Melonjak, Varian Delta dan Rendahnya Vaksinasi Diduga Jadi Penyebab
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebut situasi Covid-19 di Eropa menjadi sangat mengkhawatirkan.
Ini menjadikan Austria sebagai negara Eropa pertama yang mengumumkan bahwa vaksinasi Covid-19 akan menjadi wajib.
Aturan baru tersebut akan mulai berlaku pada Februari karena rincian tentang pelaksanaan tindakan tersebut masih dibahas.
Selain itu, Austria juga mengumumkan lockdown nasional.
Langkah-langkah tersebut diambil sebagai tanggapan atas lonjakan kasus Covid-19 dan rendahnya tingkat vaksinasi.
Kanselir Austria Alexander Schallenberg mengatakan itu adalah keputusan yang sulit.
Namun, menurutnya, tindakan tersebut perlu agar bisa keluar dari “lingkaran setan” yang sedang dihadapi negaranya.
Banyak negara Eropa lainnya juga memberlakukan tindakan baru ketika kasus Covid-19 di negaranya meningkat.
Selain Austria, sejumlah negara di Eropa juga telah melakukan tindakan seperti melakukan pembatasan bagi warganya yang belum divaksinasi.
Di antaranya adalah Republik Ceko dan Slovakia.
Sementara di Jerman, Menteri Kesehatan Jens Spahn menggambarkan situasi Covid-19 di negaranya sebagai darurat nasional.
Baca juga: Uni Eropa Membantu Palestina untuk Bayar Gaji Pegawai
Di sisi lain, Inggris yang mencatat kasus harian Covid-19 hingga 44.242 kasus pada Jumat (19/11/2021), sejauh ini belum memiliki rencana untuk penerapan lockdown.
Namun, pemerintah setempat memiliki langkah-langkah ekstra pencegahan Covid-19 untuk melindungi pelayanan kesehatan.(*)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Covid-19 di Eropa Makin Mengkhawatirkan, WHO Sebut karena Ada Varian Delta dan Rendahnya Vaksinasi",
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/ilustrasi-logo-di-luar-gedung-organisasi-kesehatan-dunia-who.jpg)