Wawancara Tokoh
I Made Janur Yasa, Penggagas Plastic Exchange, Sampah Membawanya ke Kancah Global
I Made Janur Yasa merupakan satu-satunya kandidat dari Indonesia dalam pemilihan CNN Hero of The Year 2021
Penulis: I Wayan Eri Gunarta | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Ketiga persoalan tersebut kami lihat ini adalah persoalan Tri Hita Karana.
Baca juga: KISAH Ajik Krisna, Rumahkan 2000 Karyawan, Kini Produksi Barang Lokal untuk Bantu UMKM Terdampak
Keharmonisan hubungan manusia ke Tuhan adalah jati diri kita.
Hubungan manusia dengan manusia, itu adalah kesejahteraan.
Kemudian, hubungan manusia dengan lingkungan. Ini semuanya harus harmonis.
Dengan adanya plastic exchange ini, tiga masalah itu pun kena.
Yang datang bawa plastik senang, karena dia dapat beras untuk meringankan beban ekonomi.
Dan lingkungan pun bersih.
Filosofi Tri Hita Karana dan Tat Twam Asi menjadi dasar gerakan ini.
Sejak kapan berkecimpung dalam kebersihan lingkungan?
Menangani persoalan plastik itu sudah saya lakoni sejak dulu.
Cuma, saat itu gerakan tidak massal.
Kalau hanya mungut sendiri, bersama teman-teman, sering kita lakukan.
Kalau plastic exchange ini kan kita mengubah kebiasaan masyarakat untuk menanggulangi sampah dari sumbernya.
Ini untuk mengubah kebiasaan orang yang biasa membuang sampah sembarangan.
Kebiasaan itu hanya bisa diubah dengan melakukan aksi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/i-made-janur-yasa.jpg)