Breaking News:

Berita Badung

UMK Badung Tahun 2022 Ditetapkan Besok, Ketua PHRI: Lebih Baik Tetap

Pasalnya kondisi perekonomian di Badung saat ini menurun drastis, mengingat Kabupaten Badung merupakan kabupaten yang mengandalkan pariwisata

Istimewa
Ketua PHRI Badung I Gst Rai Suryawijaya 

“Namun dengan kondisi seperti ini, yang penting kerja dulu. Apalagi banyak yang dirumahkan saat pandemi. Prinsipnya kita sebenarnya menghindari Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) dulu,” imbuhnya.

Lebih lanjut pihaknya mengatakan saat ini pemerintah sangat berharap pekerja yang sebelumnya dirumahkan bisa dipekerjakan lagi. Sehingga pengangguran di Badung bisa berkurang.

“Jadi yang kita harapkan agar yang di PHK kerja dulu, soalnya banyak yang di-PHK belum dipekerjakan dengan kondisi seperti sekarang ini,” tungkasnya.

Diberitakan sebelumnya Pemerintah Kabupaten Badung bakal menetapkan UMK untuk tahun 2022 pada Selasa 23 November 2021 besok.

Baca juga: PHRI Badung Tanggapi Larangan Pelaksanaan Perayaan Nataru, Minta Perayaan Ada Namun Taat Prokes

Penetapan UMK dilakukan setelah pemerintah Provinsi Bali mengumumkan penetapan Upah Minimum Provinsi (UMP) Bali beberapa hari lalu.

Untuk tahun 2022 UMP Bali naik sebesar 0,98 persen.

Hal itu pun, juga berdasarkan  keputusan Gubernur Bali Nomor 779/03-M/HK/2021 tanggal 18 November 2021.

Meski UMP naik, rasanya UMK Badung belum bisa dinaikkan, mengingat ekonomi di gumi keris ini sedang landai.

Selain itu kabupaten yang mengandalkan pendapatan dari Pajak Hotel dan Restoran itu pun kini itu juga minim pendapatan.

Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) Badung Ida Bagus Oka Dirga saat dikonfirmasi Senin 22 November 2021 tak menampik hal tersebut.

Pihaknya mengaku kemungkinan UMK besok akan ditetapkan.

“Kemungkinan kita besok menetapkan besaran UMK tersebut. Jadi besok baru tyang berani berkomentar,” ujarnya. (*)

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved