Breaking News:

Wawancara Tokoh

Ketua DPD KSPSI Provinsi Bali I Wayan Madra: UMP Itu Terlalu Kecil

Kenaikan UMP Bali ini sudah ditetapkan berdasar SK Gubernur Bali No 779/03-M/HK/2021 tanggal 18 November 2021.

ist
Ketua DPD Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Provinsi Bali, I Wayan Madra - Ketua DPD KSPSI Provinsi Bali I Wayan Madra: UMP Itu Terlalu Kecil 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - PEMERINTAH Provinsi Bali telah menetapkan Upah Minimum Provinsi (UMP) untuk tahun 2022.

Kenaikan UMP pun tak terlalu tinggi, hanya 0,98 persen.

UMP Bali tahun 2022 Rp 2.516.971 atau naik Rp 22.971 dibandingkan UMP sebelumnya.

Kenaikan UMP Bali ini sudah ditetapkan berdasar SK Gubernur Bali No 779/03-M/HK/2021 tanggal 18 November 2021.

Baca juga: SPSI Bali Terima UMP Bali Naik 0,98 Persen, Syaratnya Tak Ada PHK, yang Dirumahkan Dipekerjakan Lagi

Terkait kenaikan UMP Bali tersebut, Tribun Bali mewawancarai Ketua DPD Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Provinsi Bali, I Wayan Madra. Berikut petikan wawancaranya:

Bagaimana pendapat Bapak dengan kenaikan UMP Bali tahun 2022 yang hanya Rp 22.971?

Sebenarnya itu terlalu kecil.

Bahkan kurang dari 1 persen, hanya naik 0,98 persen.

Ini di bawah rata-rata UMP nasional.

Nasional rata-rata kenaikannya 1,09 persen, sementara Bali di bawah 1 persen.

Bagaimana sikap SPSI dengan kenaikan tersebut?

Halaman
1234
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved